Sutradara Hwang Dong Hyuk mengatakan ia kecewa dengan reaksi keras masyarakat Korea terhadap "Squid Game", sekaligus menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan internasional yang hangat.
Meskipun ada kontroversi mengenai kualitas, Permainan Cumi-cumi 2 masih mencapai jumlah penonton yang mengesankan. Serial gim bertahan hidup ini menduduki puncak 10 besar global dan tangga lagu yang paling banyak ditonton di 93 negara Netflix selama lebih dari 2 minggu berturut-turut.
Dalam sebuah wawancara dengan HeraldPop , sutradara Hwang Dong Hyuk mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan hangat dari penonton internasional.
Saya sangat bersyukur. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih. Meskipun ada beragam ulasan, pada akhirnya, popularitas sebuah karya seringkali diukur dari jumlah jam yang ditonton. Hal itu menyadarkan saya bahwa ada banyak orang di seluruh dunia yang mencintai dan menantikannya. Squid Game . Di zaman sekarang ini, ketika ada begitu banyak pilihan konten, produk lokal seringkali dicintai di negara atau wilayahnya sendiri. Namun, mungkinkah konten dari satu negara menduduki peringkat No. 1 secara global? Sungguh menakjubkan. Membayangkan produk Korea menduduki puncak tangga lagu di 93 negara adalah pencapaian sekali seumur hidup. Saya penasaran, apakah saya akan pernah mencapai hal seperti ini lagi,” ungkap Hwang.
Pembuat film kelahiran tahun 1971 itu menyebut pencapaian tersebut Permainan Cumi-cumi 2 Mencapainya adalah sebuah "keajaiban". Namun, ia mengakui bahwa kebanggaan itu datang dengan tekanan yang berat.
"Setelah 5-6 tahun fokus sepenuhnya pada Squid Game, saya tidak sepenuhnya menyadari besarnya minat dunia terhadap film ini. Namun, selama tur promosi ini, saya dapat merasakan kembali minat itu. Meskipun saya menyadari beban yang menyertai mahkota tersebut, saya juga memiliki banyak kenangan indah. Saya percaya bahwa saya perlu menerima kritik," tegas Hwang.
Meskipun mengakui dukungan internasional, Tn. Hwang menyatakan tanggapan negaranya yang acuh tak acuh Penonton Korea mengecewakan.
"Ada pepatah yang mengatakan bahwa anjing liar pun punya peluang setengah untuk tetap di rumah, tetapi saya merasa evaluasi di Korea adalah yang paling keras. Rasanya seperti saya pulang kampung, tetapi saya merasa lebih tidak nyaman. Saya hanya berharap mendapatkan sedikit dukungan lagi," kata Pak Hwang.
Sejak diluncurkan pada akhir Desember 2024, Permainan Cumi-cumi 2 Film ini menghadapi banyak komentar negatif, bahkan boikot dari penonton dan media Korea. Mereka memprotes sutradara yang mengundang bintang-bintang dengan masa lalu yang penuh skandal seperti T.O.P., Oh Dal Su, atau Song Young Chang. Setelah film ini tayang, skandal ganja mantan anggota Big Bang atau skandal seks dua bintang veteran diungkap untuk mengecam film tersebut.
Para penggemar juga menemukan bahwa beberapa artikel yang mengkritik akting TOP diterbitkan hanya 1-5 menit setelah film dirilis. Para penggemar mempertanyakan apakah para kritikus tersebut telah melihat semua adegan bersama sang mantan rapper untuk menyimpulkan bahwa aktingnya buruk. Banyak juga yang menduga bahwa TOP sedang ditindas oleh media Korea.
Kasus terbaru adalah Park Sung Hoon, yang memerankan wanita transgender Cho Hyun Ju (pemain 120). Ia melakukan kesalahan saat mengunggah poster Squid Game versi JAV (film dewasa Jepang) di Instagram pada 30 Desember.
Meskipun ia menghapus unggahan tersebut dan segera meminta maaf, publik Korea tidak bersikap lunak terhadap aktor kelahiran 1985 tersebut. Ia menjadi sasaran serangan dan boikot di media sosial.
Pada konferensi pers tanggal 8 Januari, Park Sung Hoon sekali lagi meminta maaf, menangis dan mengungkapkan penyesalan atas tindakannya serta memohon kepada penonton untuk tidak meninggalkan film tersebut.
Namun, sebagian netizen menolak untuk melepaskannya. Di bawah tekanan yang terlalu besar, Park meminta untuk mundur dari proyek tersebut. Koki Sang Tiran bahwa ia diharapkan menjadi pasangan dengan Yoona (SNSD).
Segera setelah itu, di forum Qoo Sebuah postingan tentang topik ini telah diposting, menarik lebih dari 73.000 tampilan dan lebih dari 700 komentar. Sebagian besar komentar mengatakan mereka merasa lega karena Park Sung Hoon meninggalkan drama yang beradu akting dengan Yoona.
Banyak penonton internasional terkejut dengan "perburuan dan pembunuhan" netizen Korea. Bagi mereka, kesalahan Park Sung Hoon tidak serius dan dapat dimaafkan jika ia menunjukkan penyesalan yang tulus. Mereka menganggap orang Korea terlalu ekstrem, selalu menuntut para artis untuk sempurna, lupa bahwa mereka juga manusia dan bisa berbuat salah.
Sumber
Komentar (0)