Seperti lelang emas batangan sebelumnya, volume emas batangan yang ditawarkan Bank Negara sebanyak 16.800 tael.

Harga acuan untuk menghitung nilai deposito adalah VND88,9 juta/tael, VND300.000 lebih tinggi dari harga acuan sesi terakhir pada 21 Mei.

Anggota penawar diharuskan menyetor 10% dari nilai yang diharapkan dari volume tawaran emas batangan.

Volume penawaran minimum yang diperbolehkan untuk setiap anggota adalah 5 lot (setara dengan 500 tael). Volume penawaran maksimum yang diperbolehkan untuk setiap anggota adalah 40 lot (setara dengan 4.000 tael).

Kenaikan harga penawaran adalah 10.000 VND/tael dan kenaikan volume penawaran adalah 1 lot (100 tael), peraturan ini tetap tidak berubah dibandingkan dengan sesi sebelumnya.

Sejak 19 April hingga saat ini, Bank Negara telah menyelenggarakan 8 lelang untuk menjual emas batangan SJC, dengan total volume penjualan mencapai 35.100 tael. Dari jumlah tersebut, 3 lelang gagal (karena jumlah peserta terdaftar yang tidak mencukupi) dan 5 lelang berhasil.

Lelang terakhir berlangsung pada 21 Mei, dengan 9 pemenang lelang dengan total volume lelang 79 lot (7.900 tael). Satu-satunya pemenang lelang adalah VND89,42 juta/tael.

Harga penawaran yang menang dalam sidang ini lebih tinggi 0,82 juta VND dari harga acuan perhitungan simpanan yang diberikan Bank Negara sebelum sidang (88,6 juta VND/tael).

Sore hari tanggal 22 Mei, harga emas tercatat oleh sejumlah pelaku bisnis sebagai berikut:

Emas SJC di Hanoi dan emas SJC di Da Nang: 88,9 juta VND/tael untuk beli, 90,9 juta VND/tael untuk jual, naik 200.000 VND/tael dibandingkan harga kemarin di kedua arah.

Emas SJC Phu Quy tercatat pada harga beli 88,9 juta VND/tael (naik 300.000 VND/tael dibandingkan harga kemarin), dan harga jual 90,5 juta VND/tael (naik 100.000 VND/tael dibandingkan harga kemarin).

Harga emas DOJI di Hanoi dan DOJI di Kota Ho Chi Minh adalah 88,9-90,5 juta VND/tael, masing-masing naik 300.000 VND/tael (beli) dan 100.000 VND/tael (jual) dibandingkan harga kemarin.