Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 10/2022, mobil listrik dan mobil listrik bertenaga baterai akan mendapatkan preferensi biaya registrasi selama 5 tahun terhitung sejak 1 Maret 2022, termasuk pembebasan biaya registrasi sebesar 100% untuk 3 tahun pertama dan pengurangan biaya registrasi sebesar 50% untuk 2 tahun berikutnya. Ini berarti bahwa setelah 28 Februari 2025, pembeli mobil listrik akan dikenakan biaya registrasi sebesar 50%.

Oleh karena itu, dalam rancangan peraturan perundang-undangan yang baru diumumkan terkait biaya pendaftaran, Kementerian Keuangan mengusulkan perpanjangan pembebasan semua biaya pendaftaran untuk kendaraan listrik bertenaga baterai selama 2 tahun lagi, hingga 28 Februari 2027.

Sebelumnya, VinFast Manufacturing and Trading Joint Stock Company mengirimkan surat kepada Perdana Menteri yang mengusulkan perpanjangan periode pembebasan biaya pendaftaran selama 3 tahun lagi, dari 1 Maret 2025 hingga 28 Februari 2028, dan menerapkan pengurangan 50% untuk 3 tahun berikutnya.

mobil listrik.jpg
Biaya registrasi mobil listrik mungkin dibebaskan selama 2 tahun lagi. Foto: The Dinh

Dengan demikian, perpanjangan masa pembebasan biaya registrasi mobil listrik sebesar 100% dalam usulan Kementerian Keuangan tersebut lebih pendek 1 tahun dibandingkan usulan VinFast sebelumnya.

Biaya registrasi adalah salah satu dari sekian banyak biaya yang harus dibayarkan pemilik mobil agar dapat beroperasi. Pemberian diskon biaya ini untuk mobil listrik merupakan salah satu cara untuk mendorong masyarakat memprioritaskan penggunaan mobil ramah lingkungan.

Dalam menyampaikan dasar usulan di atas, Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa dengan tetap menerapkan biaya registrasi 0% untuk mobil listrik bertenaga baterai, akan memberikan kontribusi bagi perkembangan pasar, industri mobil listrik, dan industri pendukungnya, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan pekerja, menjamin jaminan sosial, dan memberikan efek limpahan kepada sektor ekonomi lainnya.

Menurut Kementerian Keuangan, pengembangan kendaraan listrik berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca. Pengurangan emisi ini dapat meningkat di masa mendatang karena mobil listrik diperkirakan akan tumbuh 25-30% per tahun.

Lebih jauh lagi, mobil listrik bertenaga baterai beroperasi dengan lancar, hampir tidak mengeluarkan suara, sedangkan mobil bermesin pembakaran dalam sering kali mengeluarkan suara mesin yang keras, sehingga memengaruhi lingkungan tempat tinggal.

Namun, pembebasan biaya pendaftaran selama dua tahun lagi untuk kendaraan listrik dapat mengurangi pendapatan anggaran sekitar VND4.800 miliar per tahun.

Pengurangan resmi biaya pendaftaran sebesar 50% untuk mobil produksi dalam negeri mulai 1 September Pengurangan biaya pendaftaran sebesar 50% yang akan datang untuk mobil yang diproduksi dan dirakit di dalam negeri akan diterapkan selama 3 bulan, dari 1 September hingga 30 November 2024.