Dengan demikian, setelah hampir 2 tahun berlakunya Surat Edaran No. 15/2023/TT-BVHTTDL, disertai dengan perubahan sistem dokumen hukum terkait yang berlaku saat ini, maka perlu dilakukan perubahan terhadap Surat Edaran No. 15/2023/TT-BVHTTDL agar sesuai dengan kenyataan:
Pertama , sistem hukum harga yang berlaku efektif per 1 Juli 2024 secara khusus mengatur lembaga dan unit yang melakukan penilaian rencana harga. Ayat a, Pasal 10 Peraturan Pemerintah No. 85/2024/ND-CP tanggal 10 Juli 2024, yang merinci sejumlah pasal dalam Undang-Undang Harga, menetapkan: "Untuk barang dan jasa yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara yang dilaksanakan dengan metode pemesanan dan berada di bawah kewenangan pemesanan kementerian dan lembaga setingkat kementerian: Pejabat yang berwenang melakukan pemesanan menugaskan lembaga, unit, atau unit afiliasinya yang ditunjuk untuk melakukan pemesanan guna melakukan penilaian rencana harga...".
Oleh karena itu, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata dapat menugaskan unit di bawahnya (seperti Departemen Perencanaan dan Keuangan) atau unit yang ditugaskan untuk melakukan pemesanan (Departemen Perfilman) untuk menilai rencana harga pemesanan produksi film menggunakan anggaran negara. Unit ini harus menjadi badan tetap Dewan untuk menyatukan pelaksanaan kegiatan Dewan sesuai dengan fungsi dan tugas Dewan sebagaimana tercantum dalam Pasal 1, Pasal 4 Surat Edaran 15/2023/TT-BVHTTDL sesuai dengan ketentuan undang-undang tentang harga.
Oleh karena itu, ketentuan pada Poin b, Klausul 6, Pasal 5 “Badan tetap Dewan yang dibentuk oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata adalah Departemen Perencanaan dan Keuangan” tidak lagi sesuai.

Kementerian Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata sedang menyusun Surat Edaran yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Surat Edaran No. 15/2023/TT-BVHTTDL tanggal 5 Desember 2023 yang mengatur organisasi dan tata kerja Dewan untuk menyeleksi proyek produksi film yang menggunakan anggaran negara.
Kedua, pengaturan tentang hak dan kewajiban anggota Kelompok Kerja Dewan dan Sekretaris Dewan perlu disesuaikan agar lebih mencerminkan hak dan kewajiban yang sesungguhnya, serta lebih jelas dalam menetapkan isi tugas agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif.
Ketiga, isi penilaian pada contoh Laporan Hasil Telaah Berkas Proyek Produksi Film dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan formulir Penilaian Berkas Proyek Produksi Film dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagaimana tercantum dalam Lampiran Surat Edaran Nomor 15/2023/TT-BVHTTDL perlu dilengkapi dan disesuaikan agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Oleh karena itu, perlu disusun Surat Edaran yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Surat Edaran Nomor 15/2023/TT-BVHTTDL untuk pemutakhiran ketentuan mengenai organisasi dan tata kerja Dewan Pemilihan Proyek Produksi Film dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perfilman, undang-undang tentang anggaran pendapatan dan belanja negara, undang-undang tentang harga, dan peraturan perundang-undangan terkait.
Peraturan yang rinci dan transparan tentang organisasi dan operasi Dewan untuk memilih proyek produksi film yang menggunakan anggaran negara untuk diterapkan secara seragam pada organisasi dan unit yang menggunakan anggaran negara untuk memproduksi film di tingkat pusat dan daerah.
Rancangan Surat Edaran ini mengusulkan penambahan Poin b, Klausul 5, Pasal 8 tentang hak dan tanggung jawab Ketua Kelompok Kerja Dewan. Ketua Kelompok Kerja Dewan memiliki hak dan tanggung jawab sebagai berikut:
a) Mengusulkan agar Ketua Dewan meminta kepada lembaga pengelola proyek untuk memberikan dokumen tambahan apabila Berkas Proyek Produksi Film tidak memuat informasi yang lengkap;
b) Mengusulkan kepada Ketua Dewan atau menugaskan langsung tugas-tugas tertentu kepada anggota Kelompok Kerja Dewan;
c) Memimpin rapat Kelompok Kerja yang membantu Dewan dalam meninjau Berkas Proyek Produksi Film sebagaimana ditentukan dalam Pasal 8 Keputusan Pemerintah No. 131/2022/ND-CP tanggal 31 Desember 2022 yang merinci sejumlah pasal dalam Undang-Undang tentang Perfilman;
d) Memimpin atau menugaskan salah seorang anggota Kelompok Kerja Dewan untuk: menyiapkan laporan kajian setelah rapat Kelompok Kerja Dewan; mengusulkan isi yang terperinci dalam Laporan Penilaian untuk dipertimbangkan dan disetujui oleh Ketua Dewan untuk disampaikan kepada anggota Dewan (dalam hal Laporan Penilaian memerlukan rincian lebih lanjut dari Formulir Penilaian yang ditetapkan dalam Lampiran Surat Edaran).
e) Melaksanakan hak dan tanggung jawab sebagai anggota Kelompok Kerja Dewan.
Selain itu, draf Surat Edaran tersebut juga menambahkan Poin c, Klausul 6, Pasal 8 tentang hak dan tanggung jawab anggota Kelompok Kerja Dewan. Dengan demikian, anggota Kelompok Kerja Dewan memiliki hak dan tanggung jawab sebagai berikut:
a) Menerima berkas proyek produksi film dan dokumen terkait dari Sekretaris Dewan;
b) Meninjau dokumen proyek produksi film dan memberikan pendapat profesional pada pertemuan Kelompok Kerja Dewan;
c) Menyiapkan laporan kajian dan mengusulkan rincian isi formulir penilaian anggota Dewan sesuai dengan tugas yang diberikan oleh Ketua Dewan dan/atau Ketua Kelompok Kerja Dewan;
d) Berpartisipasi penuh dalam rapat Kelompok Kerja Dewan. Jika berhalangan hadir, melapor kepada Ketua Kelompok Kerja Dewan;
d) Menghadiri rapat Dewan sesuai permintaan Ketua Dewan. Jika tidak hadir, melapor kepada Ketua Dewan;
e) Menyampaikan pendapat pribadi dalam Laporan Tinjauan apabila tidak setuju dengan hasil tinjauan Kelompok Kerja Dewan dalam Laporan Tinjauan;
g) Menjaga kerahasiaan informasi mengenai proyek produksi film terpilih, Laporan Tinjauan dan isi pembahasan pada rapat Kelompok Kerja Dewan dan Dewan.
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata sedang mencari komentar mengenai draf ini.
Sumber: https://bvhttdl.gov.vn/de-xuat-sua-quy-dinh-to-chuc-hoat-dong-cua-hoi-dong-lua-chon-du-an-san-xuat-phim-20251128190812029.htm







Komentar (0)