Saat berjalan normal, tubuh terutama menggunakan otot kaki, otot pinggul, dan kelompok otot inti seperti perut, punggung, dan pinggul untuk mempertahankan gerakan. Jika Anda juga membawa dumbel, otot-otot di bahu, lengan, dan tubuh bagian atas harus bekerja lebih keras untuk menjaga stabilitas. Hal ini meningkatkan kebutuhan energi, menurut situs web kesehatan Verywell Fit (AS).

Membawa dumbel sambil berjalan dapat membantu membakar lebih banyak kalori, tetapi hindari membawa beban yang terlalu berat.
FOTO: N. Quy dibuat menggunakan AI
Tubuh juga membakar lebih banyak kalori.
Menambahkan beban ringan pada aktivitas jalan kaki Anda akan menyebabkan detak jantung meningkat dibandingkan dengan jalan kaki biasa. Ketika detak jantung meningkat, tubuh Anda juga membakar lebih banyak kalori.
Secara spesifik, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Physician and Sports Medicine menunjukkan bahwa berjalan sambil membawa dumbel meningkatkan detak jantung dari sekitar 120 menjadi 127 denyut per menit. Pengeluaran energi juga sedikit meningkat dibandingkan dengan berjalan normal.
Bukti ilmiah lainnya menunjukkan bahwa membawa dumbel ringan dapat meningkatkan pengeluaran energi sekitar 5-15%, tergantung pada kecepatan berjalan dan beratnya. Jika dumbel terlalu ringan, efeknya hampir tidak signifikan. Sebaliknya, jika dumbel terlalu berat, orang yang berolahraga lebih cenderung mengubah gaya berjalan alami mereka, meningkatkan risiko nyeri otot dan cedera.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah orang memilih beban yang terlalu berat.
Salah satu kesalahan umum adalah orang memilih beban yang terlalu berat dalam upaya membakar lebih banyak kalori. Hal ini dapat mengubah postur berjalan.
Saat mengangkat benda berat dalam waktu lama, banyak orang cenderung menegangkan bahu, melengkungkan leher, atau mengayunkan lengan secara tidak wajar. Perubahan ini meningkatkan tekanan pada sendi bahu, siku, dan pergelangan tangan. Individu dengan riwayat nyeri leher dan bahu atau radang sendi mungkin mengalami nyeri yang lebih parah setelah berolahraga.
Berjalan sambil membawa dumbel tidak cocok untuk semua orang, terutama mereka yang memiliki masalah keseimbangan, osteoartritis, atau penyakit kardiovaskular. Namun, individu yang sehat tentu saja dapat menggunakan metode latihan ini.
Sebagian besar ahli merekomendasikan bahwa jika Anda ingin berjalan sambil membawa dumbel, Anda harus mulai dengan beban yang sangat ringan, biasanya sekitar 0,5-1 kg per tangan. Membawa dumbel yang terlalu berat dapat menyebabkan kelelahan dan mengurangi kualitas latihan Anda. Yang penting adalah mempertahankan postur berjalan alami, dengan bahu rileks dan gerakan lengan yang nyaman.
Para pemula juga sebaiknya menghindari membawa beban selama sesi berjalan kaki. Mereka bisa mulai hanya dengan beberapa menit dan secara bertahap meningkatkan durasinya seiring tubuh mereka beradaptasi.
Masih ada pilihan lain.
Jika tujuannya adalah meningkatkan pembakaran kalori saat berjalan kaki, selain membawa dumbel, ada pilihan lain. Salah satu cara paling sederhana adalah berjalan lebih cepat. Seiring peningkatan kecepatan, detak jantung juga meningkat, dan tubuh membakar lebih banyak kalori. Berjalan menanjak atau menggunakan treadmill dengan kemiringan juga membantu mengaktifkan otot kaki dan bokong, sehingga meningkatkan pengeluaran energi, menurut Verywell Fit .
Sumber: https://thanhnien.vn/di-bo-mang-ta-tay-co-giup-dot-nhieu-calo-hon-khong-185260522184709255.htm







Komentar (0)