Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Mengancam akan mendirikan zona aman di Ukraina, memperingatkan risiko Perang Dunia III, apa yang dikatakannya tentang mendiang pemimpin oposisi Navalny?

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế18/03/2024

[iklan_1]
Pada tanggal 17 Maret (waktu Moskow), di markas besar kampanye pemilu, Presiden Rusia petahana Vladimir Putin menjawab pertanyaan wartawan setelah ia meraih kemenangan telak dalam pemilu yang berlangsung dari tanggal 15-17 Maret.
Tổng thống Nga: Dọa lập vùng an toàn ở Ukraine, cảnh báo nguy Thế chiến 3, nói gì về cố thủ lĩnh đối lập Navalny?
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Sumber: Reuters)

Putin “belum siap untuk membicarakan apa, bagaimana, dan kapan akan mencaplok” wilayah Kharkiv Ukraina untuk menghentikan serangan Angkatan Bersenjata Ukraina (VSU) di wilayah perbatasan Belgorod, Rusia.

Namun, dengan memperhatikan "peristiwa tragis yang terjadi saat ini", ia tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa Rusia "pada suatu saat nanti – ketika kami merasa perlu – akan dipaksa untuk menciptakan 'zona aman' tertentu di wilayah yang saat ini berada di bawah kekuasaan Kiev".

"Akan sangat sulit untuk menembus zona aman dengan senjata yang digunakan musuh, tentu saja, sebagian besar buatan luar negeri," jelas Presiden Putin, tanpa merinci seberapa dalam "zona aman" itu.

Selain itu, menjawab pertanyaan tentang kemungkinan Prancis mengerahkan infanteri ke Ukraina, serta risiko konflik langsung antara Rusia dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Reuters mengutip pernyataan pemimpin tersebut bahwa "apa pun bisa terjadi di dunia modern."

"Semua orang melihat dengan jelas bahwa Perang Dunia III tinggal selangkah lagi. Saya rasa hampir tidak ada yang peduli tentang ini," tegas Presiden Putin.

Mengatakan bahwa tentara NATO hadir di Ukraina karena Moskow telah menemukan bahwa musuh menggunakan bahasa Inggris dan Prancis di garis depan, pemimpin Kremlin menegaskan: "Tidak ada yang baik dalam hal ini, pertama-tama bagi mereka, karena mereka tewas di sana dalam jumlah besar."

Mengenai pemimpin oposisi Alexei Navalny, yang meninggal di penjara Arktik pada 16 Februari, TASS melaporkan bahwa Presiden Putin mengatakan dia telah setuju untuk menukar politisi tersebut dengan orang-orang yang dipenjara di Barat beberapa hari sebelum berita kematiannya, dengan syarat bahwa tokoh tersebut tidak akan kembali ke Rusia setelah pertukaran.

"Kepergiannya selalu merupakan peristiwa yang menyedihkan," ujarnya dalam konferensi pers. "Tapi ada juga kasus orang yang meninggal di kamp reedukasi... Ada juga narapidana yang meninggal di penjara Amerika, kan?"


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk