Meningkatkan nilai produk kerajinan: Untuk mencapai terobosan, kita harus memulai dengan desain dan pengemasan. Meningkatkan daya saing barang ekspor melalui distribusi dan pemasaran. |
Pada tanggal 24 Oktober, di kota Da Nang, Pusat Dukungan Ekspor - Badan Promosi Perdagangan ( Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ) menyelenggarakan program pelatihan untuk berkonsultasi dan mendukung desain kemasan dan label dalam membangun merek produk bagi perusahaan ekspor di Dataran Tinggi Tengah - wilayah Tengah.
Mendukung perusahaan ekspor di Dataran Tinggi Tengah untuk meningkatkan daya saing produk melalui desain kemasan |
Pada program tersebut, para ahli dan pembicara tentang desain kemasan dan label mendukung perusahaan ekspor di Central Highlands untuk lebih memahami peran desain dalam pemasaran dan konsumsi produk; memberikan dukungan konsultasi langsung tentang desain merek, pengemasan produk, dan tampilan produk saat berpartisipasi dalam pameran dan ekshibisi; memberikan informasi tentang proses kerja dengan desainer (termasuk riset pasar dan produk serupa, teknologi pencetakan dalam produksi kemasan; proses kerja dengan desainer untuk mencapai efisiensi).
Mengenai peran desain kemasan produk dalam ekspor barang, MSc. Ngo Ngoc Ha, Dosen Desain Grafis, Universitas Terbuka Hanoi , konsultan desain, mengatakan bahwa jika dulu produk memiliki konsep "kayu yang bagus lebih baik daripada cat yang bagus", kini faktor kemasan—bentuk luar—semakin berperan penting dalam menentukan apakah produk tersebut dipilih konsumen untuk dimasukkan ke keranjang belanja atau tidak.
"Dengan kualitas produk yang sama, faktor penentu bagi konsumen untuk memilih produk didasarkan pada kemasannya," ujar Ibu Ngo Ngoc Ha, menambahkan bahwa desain kemasan yang sukses harus menunjukkan nilai produk di dalamnya. Banyaknya informasi pada kemasan akan menentukan kemampuan konsumen untuk mengonsumsi produk tersebut. Setiap kemasan harus menyediakan informasi yang cukup, mudah dilihat, berfokus pada produk, dan dirancang berdasarkan selera, segmen pelanggan, dan pasar tertentu.
Pada kenyataannya, kemasan yang baik akan menghargai produk. Jika perusahaan ekspor berfokus pada desain kemasan yang spesifik untuk setiap pasar, sesuai dengan budaya, kebutuhan, dan selera pasar ekspor, mereka akan menjual lebih banyak produk dengan harga lebih tinggi. "Banyak produk berkualitas baik tetapi harus dijual dengan harga yang sangat rendah. Salah satu alasannya adalah perusahaan masih mengabaikan pentingnya desain kemasan produk. Atau masih ada anggapan bahwa bisnis mereka masih kecil atau mereknya masih baru sehingga mereka tidak memperhatikan desain kemasan produk - sebuah faktor yang dapat membantu produk terjual lebih baik dengan harga lebih tinggi, meningkatkan pengenalan, serta nilai merek," jelas Master Ngo Ngoc Ha.
Menurut MSc. Ngo Ngoc Ha, faktor penting adalah kemasan produk, tas, dan label produk perlu dirancang sesuai dengan setiap pelanggan, segmen pelanggan, dan selera pasar tertentu. Selain itu, setiap kemasan produk harus kreatif, "menceritakan kisah", dan menonjolkan nilai produk. "Kemasan produk juga berfungsi untuk menyampaikan dan mempromosikan keindahan serta budaya suatu daerah, wilayah, dan negara. Menggabungkan dan mempromosikan identitas budaya nasional dalam grafis periklanan dan kemasan produk sangatlah penting," komentar MSc. Ngo Ngoc Ha.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)