* PREDIKSI PRA PERTANDINGAN
Tim Universitas Teknologi Kota Ho Chi Minh (VNU-HCM) dalam partisipasi pertamanya di Piala THACO 2024, menunjukkan keberanian dan kedalaman skuadnya berkat persiapan yang matang, dengan meyakinkan memenangkan tempat di babak play-off dengan 3 kemenangan di Grup 2.
Tim Universitas Teknologi (VNU-HCM City - kemeja biru)
Sementara itu, tim Universitas Van Lang merupakan kandidat kuat untuk meraih tiket ke babak final. Mereka juga menunjukkan performa impresif dengan meraih 2 kemenangan di grup 4 (beranggotakan 3 tim).
Oleh karena itu, bentrokan kedua tim diperkirakan akan berlangsung sangat seru, mengingat kemampuan dan keseimbangan kekuatan kedua kubu.
Tim Universitas Van Lang memiliki keunggulan pengalaman, telah berpartisipasi dalam turnamen TNSV sejak musim pertama dan mencapai perempat final di babak final. Tim ini dipimpin oleh pelatih Nguyen Vo Hoang Phu dengan pemain-pemain yang telah bermain bersama selama bertahun-tahun, sangat serasi, dan masih memiliki pilar-pilar seperti Bui Anh Vu (10), Do Huu Trung Chien (4), Ngo Nhat Truong (21), atau Tran Gia Trung Kien (5)...
Namun, mereka akan menghadapi tantangan besar ketika tim yunior Universitas Teknologi Kota Ho Chi Minh (VNU-HCM) yang dipimpin oleh pelatih Nguyen Van Tuan, mantan pemain Saigon Port Club, juga memiliki skuad yang seimbang. Khususnya, kapten bek Hoang Quoc Phong (15) yang menjadi tembok kokoh di depan pertahanan.
Di lini serang, tim Universitas Teknologi Kota Ho Chi Minh (VNU-HCM) memiliki penyerang Le Ho Lam Vu (18) yang cepat dan tajam dalam mencetak gol. Dua pemain sayap, Vien Nguyen Dinh Quy (8) dan Tran Anh Quan (11), juga memiliki kecepatan dan teknik yang mumpuni.
Tim Universitas Van Lang (baju merah)
Serangan-serangan itulah yang diharapkan tim Universitas Teknologi (VNU-HCM) dapat menciptakan kejutan melawan lawan tangguh, Universitas Van Lang, dengan bermain tenang dan percaya diri di lapangan tuan rumah sebelum meningkatkan kecepatan saat menggiring bola ke lapangan lawan.
Tentu saja, kedua tim akan bermain dengan hati-hati karena mereka kurang lebih sudah saling mengenal kekuatan masing-masing. Pertandingan juga bisa ditentukan melalui adu penalti, jika tidak ada tim yang mampu memecahkan kebuntuan dalam 80 menit resmi.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)