Kehadiran dua bintang dari Jepang ini menghadirkan senyum lebar di wajah pelatih Thailand, Masatada Ishii, ketika ia bertemu mereka di kamp pelatihan. Ekanit Panya dan Suphachok Sarachat adalah dua pemain terpenting bagi "Gajah Perang" dalam upaya mereka mempertahankan gelar Piala AFF. Mereka juga merupakan dua pemain terakhir dari 26 pemain yang dipanggil untuk tiba.
Dengan tambahan Ekanit Panya, lini serang tim nasional Thailand akan sangat kuat di Piala AFF. Selain itu, ada juga Suphachok Sarachat yang sangat berbakat.
Sebelumnya, tim nasional Thailand memainkan pertandingan pertama mereka di Grup A Piala AFF 2024 melawan Timor Timur (menang dengan skor rekor 10-0) di Stadion Hang Day ( Hanoi ) pada 8 Desember, dengan skuad hanya 21 pemain, termasuk 2 penjaga gawang.
Dalam pertandingan ini, meskipun "Gajah Perang" menang dengan meyakinkan, mereka mengalami kemunduran karena pemain yang membuka skor dan mencetak dua gol, gelandang serang Ben Davis, mengalami cedera dan berisiko absen di sisa babak penyisihan grup.
Meskipun demikian, setelah kembali ke tanah air untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya melawan Malaysia pada pukul 8 malam tanggal 14 Desember di Stadion Rajamangala, tim nasional Thailand telah melakukan tiga penambahan penting: kiper Kampol Pathomakkakul, dan bek Jonathan Khemdee dan Apisit Sorada, yang bergabung dengan tim terlambat setelah mengikuti kamp pelatihan.
Para pemain ini bergabung dengan kamp pelatihan terlambat karena mereka sedang bertanding bersama Ratchaburi FC melawan Buriram United di putaran ke-15 Liga Thailand 1 pada tanggal 8 Desember. Sementara itu, dua pemain dari Jepang, yang sangat dinantikan oleh pelatih Masatada Ishii, yaitu Ekanit Panya dan Suphachok Sarachat, harus menunggu persetujuan dari klub masing-masing sebelum bergabung dengan tim nasional Thailand.
Pelatih Masatada Ishii saat pertandingan persahabatan antara Thailand dan Vietnam pada bulan September.
Suphachok Sarachat saat ini bermain untuk Consadole Sapporo, sebuah klub yang baru saja terdegradasi dari J.League 1 ke J.League 2. Pemain berusia 26 tahun ini masih memiliki kontrak dengan klub Jepang tersebut hingga Desember 2027 dan dihargai sebesar $840.000 (sekitar 21,3 miliar VND), menurut Transfermarkt .
Ekanit Panya, pemain berusia 25 tahun, baru-baru ini berpisah dengan Urawa Red Diamonds setelah dua musim di liga utama Jepang, menyusul berakhirnya masa pinjamannya dan kepulangannya ke Muangthong United. Apakah Ekanit Panya akan kembali ke Jepang untuk musim 2025 masih dalam tahap negosiasi.
Saat ini, Ekanit Panya dan Suphachok Sarachat kembali membela tim nasional Thailand di Piala AFF 2024. Hal ini tentu akan memperkuat "Gajah Perang" secara signifikan. Mereka berdua merupakan pemain paling menonjol di sepak bola Thailand setelah generasi terbaru yang meraih kesuksesan besar di Jepang, seperti Chanathip Songkrasin dan Theerathon Bunmathan…
Sumber: https://thanhnien.vn/aff-cup-doi-tuyen-thai-lan-da-du-ngoi-sao-hlv-masatada-ishii-cuoi-hon-ho-185241212123124141.htm











