Tim Vietnam memberi penonton Asia pertandingan yang benar-benar menunjukkan tekad gigih rakyat Vietnam, dengan keberanian dan tidak menyerah menghadapi lawan kuat Jepang.
Usai pertandingan, para petinggi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan para petinggi federasi sepak bola yang hadir di Stadion Al Thumama menyampaikan ucapan selamat dan pujian kepada Presiden Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Tran Quoc Tuan, atas penampilan gemilang mereka, terutama dua gol ke gawang tim kuat Jepang. Para petinggi sepak bola mendoakan tim Vietnam agar bermain baik dan meraih target. Presiden VFF sangat gembira dan berterima kasih atas pujian yang begitu tulus.
Sorotan Vietnam 2 - 4 Jepang | Piala Asia 2023
Presiden VFF Tran Quoc Tuan (tengah) dan pejabat sepak bola Asia
VFF
Sebelum berangkat ke Qatar untuk Piala Asia 2023, Pelatih Troussier berbagi banyak hal. Dalam pesannya, ia bercerita: "Saya telah menghadapi tantangan dan mengalami kegagalan di sepanjang perjalanan saya. Kesuksesan bukanlah jalan yang lurus; ia seringkali memiliki rintangan. Terkadang, kita perlu mengubah arah agar tidak teralihkan oleh rintangan-rintangan ini. Namun, tujuan akhir tetap sama. Kita mungkin menghadapi ombak besar, tetapi tujuan kita adalah pelabuhan. Jalannya mungkin berubah, tetapi tujuannya tidak berubah. Oleh karena itu, dalam karier sepak bola dan kehidupan saya secara umum, saya telah mengalami kesuksesan dan kegagalan. Namun, penting untuk mempertahankan performa, strategi, dan pendekatan yang masuk akal."
Gambar mengharukan tim Vietnam saat menghadapi tim Jepang
Hidup saya telah diwarnai banyak keberhasilan dan kegagalan. Namun, saya telah belajar bahwa kegagalan bukanlah kemunduran, melainkan batu loncatan menuju kesuksesan di masa depan. Perjalanan mungkin tidak selalu mulus, tetapi dengan tekad dan pendekatan yang tepat, kita dapat mengatasi tantangan dan mencapai tujuan kita. Yang terpenting adalah bagaimana para pemain berinvestasi dalam permainan, tekad, kebersamaan, dan kemampuan mereka untuk menciptakan peluang mencetak gol. Peran saya sebagai pelatih adalah membekali para pemain dengan perangkat yang mereka butuhkan untuk sukses dan membantu mereka mencapai potensi penuh mereka. Pemain ingin bermain, sementara pelatih ingin menang.
Menyaksikan Dinh Bac dan Tuan Hai mencetak 2 gol melawan tim Jepang, para penonton pun meluapkan emosi.
Tim Vietnam memang belum mengalahkan Jepang, tetapi para penggemar Vietnam tetap bisa berbangga dengan Pelatih Troussier dan anak-anak asuhnya. Kita tunggu hasil pertandingan melawan lawan utama, Indonesia, pada 19 Januari.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)