Para wisatawan membeli syal dan jepit rambut bergambar bendera Vietnam dalam perayaan tersebut. (Foto: Minh Anh/Vietnam+)
Para pengunjung ibu kota Hanoi akhir-akhir ini pasti akan takjub dengan suasana meriah di jalanan. Mulai dari sudut-sudut jalan yang dipenuhi bendera merah menyala, hingga senyum cerah di wajah setiap warga yang berhamburan ke jalan untuk berfoto kenang-kenangan dan menunggu untuk menyaksikan parade.
Saat melewati jalan Hung Vuong dan Nguyen Thai Hoc pada hari pelatihan, Maria Schober (warga negara Austria) sempat mengira ini adalah jalan untuk pejalan kaki. "Saya pikir tempat itu adalah area pejalan kaki yang diperuntukkan bagi orang-orang, seperti di kawasan kota tua. Orang-orang duduk di kedua trotoar, mengenakan kemeja merah, menggelar karpet, dan makan serta minum seperti sedang piknik. Belakangan saya tahu bahwa mereka sedang menunggu untuk menonton parade peringatan. Itu cara yang cukup menarik untuk menunjukkan patriotisme," ujarnya gembira.
Sementara banyak turis memanjakan diri dengan aksesoris kecil, Louis dan Lucile Violette lebih beruntung.
Tuan dan Nyonya Louis dan Lucile Violette dengan hadiah-hadiah kecil namun istimewa. (Foto: Minh Anh/Vietnam+)
Dua tamu asal Prancis mengatakan mereka tiba di Hanoi 10 hari lalu dan berkesempatan untuk bergabung dalam hari bahagia rakyat Vietnam.
Sambil menunjuk stiker di wajahnya dan kemeja suaminya, Ibu Lucile dengan gembira berkata: "Ini hadiah yang kami terima dari seorang perempuan Vietnam ketika kami menonton pertunjukan wayang air di Teater Wayang Air Thang Long. Kami ke sana dua kali. Pertama kali kami diberi stiker dan bendera genggam, kedua kalinya kami diberi dua stiker ini. Saya merasa orang Vietnam sangat ramah dan menyenangkan."
Para kakek-nenek terkesan dengan anak-anak laki-laki dan perempuan yang menggemaskan yang melambaikan bendera dan mengenakan bendera merah dengan bintang kuning di wajah mereka. "Di mana-mana orang-orang bersemangat. Saya sungguh merasa beruntung bisa berada di Vietnam akhir-akhir ini," ujar Ibu Lucile.
Sekelompok wisatawan mancanegara berjalan di tengah suasana Hanoi yang penuh warna. (Foto: PV/Vietnam+)
Jalan Hang Bong di dekat Kota Tua juga banyak dilalui orang asing yang memilih untuk membeli barang-barang " busana patriotik" Vietnam akhir-akhir ini.
Bapak Huy Tuan, pemilik toko suvenir di Jalan Hang Bong, berkomentar bahwa penjualan tahun ini meningkat 30-40%. Produk yang dijual pun semakin beragam. Jumlah pengunjung asing ke toko tersebut juga meningkat.
Barang-barang yang tersedia antara lain kemeja, topi, kupluk, jepit rambut, syal... Syal adalah barang baru tahun ini, dan juga sangat populer. Harganya berkisar antara dua puluh ribu hingga beberapa ratus ribu, dan harganya tetap stabil seperti biasa. Turis asing juga memilih untuk membeli berbagai macam barang, ada yang membeli syal, ada yang membeli stiker, dan menempelkannya di tubuh mereka agar terlihat seperti orang Vietnam," ungkap pemilik toko dengan gembira.
Para wisatawan yang mengenakan topi berwarna bendera nasional berfoto sebagai kenang-kenangan di Kuil Ngoc Son. (Foto: Khieu Minh)
Sebelumnya pada bulan Mei, Departemen Pariwisata Hanoi mengatakan jumlah tamu yang memesan kamar untuk liburan 2 September meningkat sekitar 30%-40% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Khususnya, banyak hotel dan fasilitas akomodasi di distrik Hoan Kiem dan Ba Dinh di sekitar area tempat kegiatan utama Festival akan berlangsung, terisi 70%-100%.
Banyak tur gratis ke tempat-tempat bersejarah, tur baru untuk menikmati kuliner, mengunjungi destinasi budaya, hiburan... di Hanoi serta terhubung dengan kawasan wisata tetangga telah dimulai lebih awal, dengan janji akan terciptanya pengalaman yang mengesankan bagi pengunjung internasional di ibu kota khususnya dan Vietnam pada umumnya pada kesempatan ini.
Bendera merah berkibar di langit di sebagian kota tua. (Foto: PV/Vietnam+)
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/du-khach-quoc-te-khoe-qua-yeu-nuoc-duoc-nguoi-viet-tang-nhan-dip-29-post1058107.vnp
Komentar (0)