Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Industri pariwisata Vietnam memiliki harapan yang tinggi dari wisatawan Australia.

Báo điện tử VOVBáo điện tử VOV13/03/2024


"Pariwisata Vietnam semakin menarik minat di Australia, yang telah membantu kami mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Vietnam pada tahun 2023 dibandingkan sebelum pandemi Covid-19. Kini, Vietnam muncul sebagai destinasi dengan beragam pengalaman yang sangat menarik. Intrepid Travel awalnya berfokus pada wisata petualangan di Vietnam, tetapi sejak itu kami telah memperluas penawaran kami untuk meliputi tur yang berfokus pada budaya, kuliner , dan banyak lagi," kata Darrell Wade, Ketua Intrepid Travel, pada acara tersebut.

Pada seminar tersebut, para delegasi menyatakan harapan mereka agar perusahaan-perusahaan besar seperti Intrepid Travel, Thien Minh Group (TMG), dan mitra mereka di Vietnam terus bekerja sama secara luas, sehingga pertukaran wisatawan antara Vietnam dan Australia mencapai tingkat yang sesuai dengan hubungan antara kedua negara.

Bapak Ho An Phong, Wakil Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, menekankan: "Pada tahun 2023, industri pariwisata Vietnam mengalami pemulihan, menyambut 12,6 juta pengunjung internasional. Meskipun wisatawan Australia hanya menyumbang 3% dari total tersebut, mereka merupakan sumber pengunjung yang signifikan dan menjanjikan, dengan kecenderungan untuk tinggal lebih lama dan pengeluaran yang lebih tinggi. Hanya dalam dua bulan pertama tahun 2024, jumlah pengunjung Australia ke Vietnam mencapai 25% dari total keseluruhan tahun 2023. Di masa mendatang, kerja sama yang lebih besar antara kedua belah pihak diperlukan untuk mencapai hasil baru, dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata akan melakukan yang terbaik untuk memastikan pengembangan bisnis pariwisata di kedua negara."

Duta Besar Andrew Goledzinowski, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Australia untuk Vietnam, meyakini bahwa kerja sama pariwisata antara Vietnam dan Australia memiliki banyak peluang untuk berkembang, terutama setelah kedua negara baru-baru ini meningkatkan hubungan mereka menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif dan banyak penerbangan langsung menghubungkan kota-kota di kedua negara.

"Baru-baru ini, telah ada penambahan rute penerbangan yang menghubungkan Hanoi dan Melbourne, dan kita membutuhkan lebih banyak penerbangan langsung. Karena semakin banyak mahasiswa Vietnam yang belajar di Australia, keluarga dan kerabat mereka juga akan datang ke Australia. Pertukaran antar masyarakat kedua negara semakin menguat," kata Sir Andrew Goledzinowski.

Perusahaan-perusahaan Australia juga memiliki harapan tinggi terhadap industri pariwisata Vietnam untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mempertahankan harga yang terjangkau, karena ini merupakan keunggulan kompetitif yang membantu Vietnam menarik wisatawan internasional. Selain itu, pariwisata hijau dan pembangunan berkelanjutan harus diprioritaskan, karena ini juga merupakan tren umum dalam pariwisata global. Lebih lanjut, Vietnam harus mempertimbangkan penghapusan persyaratan visa untuk wisatawan Australia guna meningkatkan daya tariknya, karena banyak destinasi di kawasan ini seperti Thailand, Singapura, dan Bali sudah menawarkan masuk tanpa visa bagi warga Australia.

Darrell Wade menambahkan: "Teman-teman saya datang ke Melbourne dan mengatakan kota ini hebat, tetapi semuanya mahal, misalnya, makan di restoran. Di Vietnam, wisatawan memiliki akses ke layanan berstandar internasional dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Itu bukan berarti Vietnam adalah destinasi murah, tetapi lebih kepada nilai dan keunikan yang dapat ditawarkan Vietnam kepada wisatawan."



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kebahagiaan datang dari hal-hal sederhana.

Kebahagiaan datang dari hal-hal sederhana.

Truyền nghề cho trẻ khuyết tật

Truyền nghề cho trẻ khuyết tật

Kolega

Kolega