[GALERI] AI menyumbat TSMC, aliansi chip mengubah haluan.
Kegilaan terhadap AI dan permintaan chip dari NVIDIA membanjiri TSMC, memaksa Apple, AMD, Tesla, dan Intel untuk membentuk aliansi teknologi yang tak terduga.
Báo Khoa học và Đời sống•26/05/2026
Ledakan kecerdasan buatan memberikan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada seluruh rantai pasokan semikonduktor global, terutama karena permintaan akan chip AI dari NVIDIA melonjak dan hampir menyumbat kapasitas manufaktur canggih TSMC. Dengan kapasitas produksi chip 2nm TSMC yang dilaporkan sudah penuh dipesan hingga tahun 2028, serangkaian "aliansi teknologi" yang tidak biasa mulai muncul karena perusahaan-perusahaan besar terpaksa mencari cara untuk mengurangi ketergantungan mereka pada rantai pasokan tradisional. Apple dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menggunakan proses Intel 18A-P untuk produk-produk masa depan, sementara Tesla juga sedang membahas kemungkinan menggunakan proses Intel 14A untuk proyek AI Terafab berskala besar miliknya.
Sebaliknya, AMD memperluas kolaborasinya dengan Samsung tidak hanya di segmen memori AI HBM4 tetapi juga dapat mempercayakan Samsung dengan produksi CPU 2nm generasi berikutnya di masa mendatang. Pergeseran ini mencerminkan kenyataan bahwa AI bukan lagi sekadar perlombaan perangkat lunak atau kompetisi model bahasa besar, tetapi telah menjadi pertempuran untuk mendapatkan akses ke wafer, pengemasan canggih, memori HBM, dan kemampuan manufaktur chip global. Bahkan Intel, yang dulunya dianggap lambat dalam persaingan AI, secara tak terduga kembali ke pusat industri teknologi karena banyak perusahaan besar mencari kemampuan manufaktur tambahan di luar TSMC untuk menghindari risiko kekurangan chip yang berkepanjangan. Menurut berbagai sumber industri, tidak hanya Apple dan Tesla, tetapi juga NVIDIA, Broadcom, dan AMD telah menguji proses baru Intel Foundry, yang menunjukkan bahwa pasar sangat membutuhkan daya semikonduktor sehingga setiap opsi menjadi berharga. Para analis percaya bahwa demam AI benar-benar mengubah lanskap industri chip global, di mana para pesaing yang dulunya sengit kini harus bekerja sama untuk bertahan hidup dalam perlombaan infrastruktur AI senilai triliunan dolar.
Komentar (0)