(QNO) - Pagi ini, 24 Januari, Komite Partai dan Komando Brigade 170 (Komando Wilayah Laut 1) mengadakan rapat untuk merayakan ulang tahun ke-45 tradisinya. Laksamana Muda Vu Van Nam - Komandan Wilayah Laut 1, Laksamana Muda Tran Xuan Van - Komisaris Politik Wilayah Laut 1, Laksamana Madya Dinh Gia That, mantan Komisaris Politik Angkatan Laut, dan mantan Wakil Komandan Brigade Politik Brigade 170 hadir dalam rapat tersebut.

45 tahun yang lalu, sebagai respon terhadap kebutuhan mendesak untuk mengelola dan melindungi kedaulatan laut, kepulauan, dan landas kontinen Tanah Air, pada tanggal 12 Februari 1979, Kementerian Pertahanan Nasional mengeluarkan keputusan untuk membentuk Brigade 170 di bawah Kodam 1 dengan tugas awal berkoordinasi erat dengan pasukan Kodam 1 dan kesatuan terkait untuk mengelola dan melindungi laut dengan tegas serta mendukung kepulauan utara Tanah Air.
Pembentukan Brigade Angkatan Laut ke-170 mempunyai arti penting dalam proses pembangunan Angkatan Laut secara umum dan Kawasan Angkatan Laut 1 secara khusus, yang menandai perkembangan baru kekuatan Angkatan Laut.
Pada Agustus 1979, Brigade 170 pada dasarnya telah stabil dan siap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan misi tempur. Brigade ini memobilisasi lebih dari 400 kapal untuk menempuh jarak hampir 29.000 mil laut, mengangkut lebih dari 2.700 ton kargo dan lebih dari 1.760 orang ke kepulauan dengan selamat; berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan politik di laut dan di pulau-pulau di utara Tanah Air.

Pendahulu Brigade 170 dalam perang perlawanan melawan AS adalah kapal-kapal dari Skuadron 3, Batalyon 135 kapal torpedo, dan Skuadron 7 kapal artileri. Dengan semangat berani bertempur, tahu cara bertempur, dan bertekad untuk menang, mereka bertempur dengan gagah berani, bersama tentara dan rakyat Utara, mengalahkan semua rencana dan tindakan agresif musuh...
Kolonel Le Tien Hau - Komandan Brigade 170 mengatakan bahwa, dengan memajukan tradisi kesatuan pendahulu, memasuki perjuangan membangun dan melindungi kedaulatan laut dan kepulauan Tanah Air di periode baru, para perwira dan prajurit Brigade 170 Angkatan Laut teguh di garis depan yang penuh badai, memahami situasi, segera memberi nasihat kepada Komite Partai, Komando Daerah 1 dan Angkatan Laut tentang kebijakan yang tepat dalam perjuangan untuk melindungi kedaulatan nasional, hak kedaulatan dan yurisdiksi di laut.
Brigade 170 mendapat kehormatan menerima Bintang Jasa Militer Kelas Satu dari Partai dan Negara; 4 Bintang Jasa Militer; Bintang Jasa Perlindungan Tanah Air Kelas Satu, Dua, dan Tiga; Medali Persahabatan dari Negara Kamboja; 5 Bendera Jasa dari Menteri Pertahanan Nasional; dan 6 Bendera Jasa dari Komando Angkatan Laut.
Tujuh kelompok dianugerahi gelar Pahlawan Angkatan Bersenjata Rakyat, dan ribuan kelompok serta individu dianugerahi bentuk penghargaan lainnya. Sepuluh kader yang pernah bertugas di Brigade tersebut dipromosikan menjadi jenderal Tentara Rakyat Vietnam.
Sumber
Komentar (0)