Harga karet dunia anjlok menyusul penurunan harga minyak
Pada akhir sesi perdagangan 9 Juli, harga karet berjangka di bursa-bursa utama Asia mengalami penurunan secara bersamaan. Di Jepang, kontrak karet berjangka untuk bulan Juli di Bursa Osaka (OSE) turun 0,3% (setara dengan 1 Yen), menjadi 310,9 Yen/kg.
Di Tiongkok, harga karet di Bursa Berjangka Shanghai (SHFE) turun lebih tajam, turun 1% (setara dengan 140 yuan), menjadi 13.845 yuan/ton. Sementara itu, harga karet berjangka untuk pengiriman Agustus di Thailand juga turun 0,7%, menjadi 72,62 baht/kg.
Penyebab utamanya adalah penurunan harga minyak mentah di pasar dunia. Setelah OPEC+ secara tak terduga mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksi melebihi ekspektasi pada bulan Agustus, harga minyak mentah Brent turun tipis sebesar 0,13% menjadi $68,21/barel. Perkembangan ini memberikan tekanan pada komoditas energi, termasuk karet—bahan baku utama industri ban dan karet sintetis.
Harga pasar domestik tetap stabil, tidak ada fluktuasi baru yang tercatat
Berbeda dengan tren penurunan di dunia, pasar karet domestik tetap stabil di perusahaan-perusahaan pembeli utama. Menurut Perusahaan Karet Ba Ria, harga lateks cair tetap di 405 VND/derajat TSC/kg (untuk lateks dengan derajat TSC 25 hingga di bawah 30), lateks koagulasi DRC berfluktuasi di 13.500 VND/kg, dan lateks mentah tetap di 17.200 - 18.500 VND/kg.
Di Perusahaan Karet Mang Yang, harga lateks grade 1 tetap 401 VND/TSC/kg, grade 2 397 VND/TSC/kg. Lateks campuran grade 1 dan 2 masing-masing 409 VND/DRC dan 359 VND/DRC.
Perusahaan Phu Rieng terus membeli lateks campuran dengan harga 385 VND/DRC dan lateks cair berfluktuasi sekitar 420 VND/TSC. Sementara itu, Perusahaan Karet Binh Long menjual lateks cair dengan harga 386-396 VND/TSC/kg; lateks campuran dengan 60% DRC dibeli dengan harga 14.000 VND/kg.
Ringkasan
Pada 9 Juli, harga karet dunia turun akibat dampak harga minyak dan kebijakan peningkatan produksi OPEC+, sementara pasar domestik tetap stabil. Meskipun belum ada tanda-tanda fluktuasi yang signifikan, tren harga minyak ke depan diperkirakan akan terus memengaruhi harga karet global. Oleh karena itu, pasar domestik juga perlu memantau secara cermat faktor-faktor internasional agar dapat melakukan penyesuaian yang tepat waktu.
Sumber: https://baodanang.vn/gia-cao-su-ngay-9-7-the-gioi-dong-loat-giam-theo-gia-dau-trong-nuoc-duy-tri-on-dinh-3265292.html
Komentar (0)