Mulai pukul 3:00 sore hari ini, 11 Januari, harga bensin akan naik lagi sesuai dengan keputusan manajemen terbaru dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan .
Harga bensin kembali disesuaikan untuk naik - Foto: Q.DINH
Sehubungan dengan itu, harga bensin disesuaikan mulai pukul 15.00 hari ini, 11 Januari. Harga bensin E5RON92 saat ini adalah VND21.006/liter, naik menjadi VND21.041/liter; sedangkan harga bensin RON95-III naik dari VND21.916/liter menjadi VND21.935/liter.
Harga solar 0,05S saat ini adalah VND19.368/liter, naik VND339/liter menjadi VND19.707/liter; harga minyak tanah saat ini adalah VND19.957/liter menjadi VND20.331/liter setelah kenaikan sebesar VND374/liter; harga bahan bakar minyak 180CST 3,5S saat ini adalah VND15.495/kg, naik VND15.815/kg setelah kenaikan sebesar VND320/kg.
Dalam penyesuaian ini, badan pengelola akan menyediakan bahan bakar minyak 180CST 3,5S dengan harga VND300/kg (seperti periode sebelumnya), dan tidak akan menyediakan bahan bakar untuk bensin, solar 0,05S, dan minyak tanah. Dana stabilisasi harga tidak akan digunakan untuk semua produk bensin.
Menurut Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, pasar minyak dunia pada periode manajemen ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti: cadangan minyak mentah AS menurun lebih dari yang diharapkan, kekhawatiran tentang kekurangan pasokan di Libya dan ketegangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah, perkembangan di wilayah Laut Merah... Faktor-faktor di atas telah menyebabkan harga minyak dunia sedikit berfluktuasi dalam beberapa hari terakhir.
Faktor-faktor di atas telah menyebabkan harga minyak dunia sedikit berfluktuasi dalam beberapa hari terakhir, dengan kenaikan hampir 1% untuk bensin dan lebih dari 1-2% untuk minyak.
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan menyampaikan bahwa rencana pengelolaan harga BBM di atas bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam memastikan bahwa fluktuasi harga BBM dalam negeri pada dasarnya sejalan dengan fluktuasi harga BBM dunia; terus menjaga selisih harga antara biofuel E5RON92 dan mineral gasoline RON95 pada tingkat yang wajar guna mendorong penggunaan biofuel sesuai dengan kebijakan Pemerintah .
Skema penetapan harga ini juga menjamin keselarasan kepentingan di antara para pelaku pasar, mendukung bisnis perminyakan untuk memelihara dan memasok minyak bumi ke pasar dalam negeri; dan meminimalkan dampak negatif terhadap pembangunan sosial ekonomi, kegiatan produksi dan bisnis, serta kehidupan masyarakat.
Dengan demikian, setelah harga berbalik arah dan menurun pada sesi pertama tahun 2024, harga bensin kembali naik pada sesi kedua ini.
Menurut TTO
Sumber
Komentar (0)