Upaya penanggulangan, peramalan, pencegahan, penghentian, penyelesaian permasalahan yang timbul, dan penanganan pelanggaran dilakukan secara proaktif, serius, dan efektif oleh instansi dan unit. Bersamaan dengan itu, secara berkala diselenggarakan pertukaran pengalaman, serta mengatasi keterbatasan dan kekurangan secara tuntas. Hasil tersebut menegaskan bahwa pengelolaan ideologi dan disiplin Divisi diorganisir, dijaga dengan serius, ketat, dan kokoh, sehingga tercipta landasan dan motivasi bagi unit untuk menyelesaikan tugas yang diberikan dengan sukses.

Para perwira satuan secara rutin bertukar dan memahami pikiran serta perasaan para prajurit dalam satuan.

Namun, saat ini, di bawah pengaruh sisi negatif ekonomi pasar, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta maraknya penyebaran kejahatan sosial, negativitas, dan penipuan di dunia maya, Divisi ini ditempatkan di banyak provinsi, dan situasi keamanan politik menjadi rumit... Selain itu, kehidupan para perwira dan prajurit masih menghadapi kesulitan-kesulitan tertentu; keterampilan dan pengalaman hidup sejumlah perwira muda, prajurit profesional (QNCN), dan bintara (HSQ-BS) masih terbatas. Persoalan-persoalan di atas sedikit banyak akan memengaruhi situasi ideologis dan kepatuhan terhadap hukum serta disiplin militer.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas manajemen disiplin serta menjamin keselamatan di masa mendatang, Divisi telah mengidentifikasi sejumlah isi dan solusi utama, seperti memperkuat kepemimpinan dan manajemen komite dan komandan Partai di semua tingkatan; mendorong peran garda depan dan keteladanan kader dan anggota partai, khususnya kader yang bertanggung jawab atas manajemen dan disiplin ideologis; dan secara tegas melawan segala bentuk kelonggaran dalam pelatihan manajemen dan disiplin. Fokuskan pada penerapan motto "atasan memberi contoh teladan, bawahan aktif mengikuti". Terus terapkan dengan baik prinsip "4 bersama" bersama tentara, yaitu makan, hidup, belajar, bekerja, dan berbagi bersama; proses pelaksanaan tugas kader perlu mencapai "3 jelas" yaitu orang yang jelas, pekerjaan yang jelas, dan tanggung jawab yang jelas.

Memperkuat pelaporan situasi, orientasi ideologis, dan tindakan bagi prajurit dalam menghadapi pelanggaran hukum dan disiplin di seluruh angkatan darat. Dengan demikian, meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, dan kesadaran diri perwira dan prajurit dalam mematuhi disiplin dan hukum. Memperkuat propaganda dan sosialisasi peraturan saat berpartisipasi dalam jejaring sosial; meningkatkan sosialisasi pengalaman keterampilan hidup bagi prajurit muda; melanjutkan penerapan model-model efektif: "Satu hukum per hari", "Satu situasi ideologis per minggu", "Kelompok kesehatan psikologis dan konseling hukum".

Berkomunikasi secara berkala dengan komite dan otoritas Partai setempat untuk memahami aspirasi dan kondisi keluarga, serta segera menyelesaikan dan mendorong prajurit untuk mengatasi kesulitan dan hambatan. Selain itu, perlu berkoordinasi secara erat dengan keluarga untuk lebih memahami prajurit mereka, sehingga dapat ditemukan solusi untuk mendidik , mengarahkan, dan membantu prajurit dalam menjalankan tugasnya; secara proaktif meninjau dan segera memahami prajurit dengan kondisi keluarga yang sulit, kesehatan yang buruk, hubungan sosial yang rumit, serta kelainan psikologis dan fisiologis, untuk mengambil langkah-langkah manajemen dan pendidikan yang terpisah, serta mencegah pelanggaran.

Pada saat yang sama, dorong peran dewan militer dan organisasi massa, khususnya serikat pemuda, dalam membangun disiplin dan pelatihan; fokuslah pada upaya memajukan demokrasi untuk menyelesaikan kesulitan-kesulitan militer secara tuntas, dorong para perwira dan prajurit untuk menyumbangkan ide dan mengusulkan solusi guna melaksanakan tugas membangun disiplin, melatih disiplin, dan menjamin keselamatan secara efektif. Khususnya, selenggarakan forum, seminar, dan kompetisi secara berkala untuk mempelajari undang-undang negara bagian dan disiplin militer... untuk membekali pengetahuan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab anggota serikat dan pemuda.

Selain itu, perlu memperhatikan kehidupan material dan spiritual prajurit, membangun dan memantapkan barak yang "teratur, hijau, bersih, dan indah". Ciptakan lingkungan yang ramah, bersatu, dan erat di instansi dan satuan agar perwira dan prajurit dapat bekerja dengan percaya diri. Selain menjaga ketertiban dan kualitas Hari Politik-Budaya dan Spiritual secara berkala, menyelenggarakan dialog demokratis antara komandan di semua tingkatan dan prajurit, instansi dan satuan perlu meningkatkan penyelenggaraan kegiatan selama masa reses dan hari libur untuk menarik dan mendorong prajurit berpartisipasi, seperti: lomba olahraga , lomba seni budaya, dll. Dengan demikian, terciptalah suasana yang demokratis dan bersatu sehingga perwira dan prajurit menganggap satuan sebagai rumah bersama, dan bersama-sama melaksanakan semua tugas yang diberikan dengan baik.

Kolonel VU XUAN YEN, Komisaris Politik Divisi 365

* Silakan kunjungi bagian tersebut untuk melihat berita dan artikel terkait.

    Sumber: https://www.qdnd.vn/quoc-phong-an-ninh/xay-dung-quan-doi/giai-phap-tang-cuong-quan-ly-tu-tuong-ky-luat-va-bao-dam-an-toan-o-su-doan-365-843178