Perwakilan rumah tangga belum menyetujui rencana kompensasi saat ini untuk pembebasan dan pembersihan lahan. |
Menurut pimpinan Dewan Manajemen Proyek Investasi Konstruksi di Area 2, proyek penambangan pasir putih di Distrik Phong Thai diinvestasikan oleh Perusahaan Saham Gabungan Investasi Viet Phuong Group. Untuk melaksanakan proyek ini, total lahan seluas 660.746,2 m2 harus direklamasi dari 26 organisasi, rumah tangga, dan individu terdampak, serta banyak makam dari 45 organisasi, rumah tangga, dan individu harus direlokasi. Hingga saat ini, Dewan Manajemen Proyek Investasi Konstruksi di Area 2 telah mempublikasikan permohonan pendapat mengenai rencana kompensasi, dukungan, dan pemukiman kembali dalam Pemberitahuan No. 68/TB-TTPTQD untuk 27 kasus. Namun, masih terdapat 8 kasus yang tidak disetujui dengan alasan: Nilai kompensasi aset terlalu rendah, pengaturan pemukiman kembali tidak masuk akal, dan tidak memadai untuk menjamin keamanan hidup jangka panjang...
Dengan semangat keterbukaan, demokrasi dan objektivitas, lembaga-lembaga profesional di kecamatan Phong Thai dan Badan Pengelola Proyek Investasi Konstruksi Wilayah 2 membahas dan menjawab rekomendasi serta usulan dari berbagai organisasi, rumah tangga dan perseorangan yang tanahnya terkena dampak proyek penambangan pasir putih dalam suatu arahan yang konsisten dengan kebijakan dan peraturan perundang-undangan negara namun tetap menjamin hak dan kepentingan sah masyarakat.
Perwakilan pimpinan Badan Pengelola Proyek Konstruksi Wilayah 2 menjawab pertanyaan masyarakat |
Pada kesempatan ini, Wakil Ketua Komite Rakyat Kecamatan Phong Thai Hoang Ngoc Hoa meminta agar badan-badan khusus segera menyelesaikan masalah-masalah yang menjadi perhatian masyarakat dengan cara yang wajar dan simpatik, serta menciptakan kondisi yang paling menguntungkan agar proyek tersebut dapat dilaksanakan sesuai jadwal.
Setelah dilakukan musyawarah para pihak, maka dicapailah kesepakatan, khususnya Dewan Pimpinan Proyek Daerah Investasi Konstruksi 2 menjelaskan mengenai kebijakan investasi proyek, ganti rugi dan harga satuan bantuan agar dapat dipahami oleh 8 (delapan) organisasi, rumah tangga dan individu yang terdampak, serta meminta kepada penanam modal proyek untuk melengkapi berkas perkara guna diserahkan kepada instansi yang berwenang untuk dilakukan penilaian dan pengesahan rencana ganti rugi dan bantuan bagi masyarakat terdampak guna memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
Sumber: https://huengaynay.vn/kinh-te/giai-quyet-vuong-mac-mat-bang-cho-cac-cong-trinh-khai-thac-cat-trang-156420.html
Komentar (0)