Pakar keamanan baru saja menemukan 15 aplikasi berbahaya yang menargetkan pengguna di seluruh dunia, termasuk pengguna di Vietnam. Diperkirakan 8 juta ponsel pintar telah menginstalnya.
Para ahli dari firma riset keamanan McAfee menemukan 15 aplikasi berbahaya yang menyamar sebagai aplikasi pinjaman berbunga rendah. Tujuan aplikasi-aplikasi ini adalah untuk mencuri data pribadi dan bahkan memeras pengguna.
Aplikasi berbahaya menyamar sebagai aplikasi pinjaman dengan tujuan mencuri informasi pribadi dan memeras pengguna |
Aplikasi berbahaya ini akan meminta pengguna untuk memberikan informasi pribadi seperti rekening bank, dokumen identitas, foto profil, dll. untuk mendapatkan pinjaman. Padahal, aplikasi ini hanya bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan tidak menyediakan pinjaman apa pun.
Beberapa aplikasi masih meminjamkan uang kepada pengguna, tetapi dengan biaya dan suku bunga yang jauh lebih tinggi dari yang dijanjikan.
Aplikasi berbahaya ini akan menyamar sebagai antarmuka aplikasi lembaga keuangan resmi dan menggunakan taktik hitung mundur untuk menawarkan paket pinjaman istimewa. Hal ini akan membuat pengguna merasa terdesak, tidak ingin melewatkan kesempatan emas, dan segera memberikan informasi pribadi untuk mendapatkan pinjaman dengan suku bunga istimewa.
Aplikasi tersebut juga memerlukan banyak izin berlebihan saat dipasang di telepon pintar, seperti izin untuk membaca pesan masuk, memantau riwayat panggilan, atau bahkan meminta izin untuk menggunakan kamera perangkat.
Izin ini akan memungkinkan peretas untuk mengumpulkan informasi penting pada telepon pintar pengguna, yang kemudian dapat digunakan untuk pemerasan atau penipuan.
Para pakar keamanan mengatakan para penipu di balik aplikasi berbahaya ini akan menggunakan gambar wajah korban untuk diedit dan ditempelkan ke konten pornografi dengan tujuan mengancam atau memeras. Para penipu bahkan mengancam akan membunuh korban jika mereka tidak membayar bunga atas uang yang mereka pinjam melalui aplikasi tersebut.
Para pakar McAfee mengatakan aplikasi berbahaya ini menargetkan pengguna di Amerika Selatan, Asia Tenggara, dan Afrika. Diperkirakan 8 juta ponsel pintar telah memasang aplikasi ini.
15 aplikasi berbahaya ditemukan oleh para ahli dari perusahaan riset keamanan McAfee |
Di antara 10 negara dengan jumlah orang yang memasang aplikasi berbahaya terbanyak, India, Meksiko, dan Filipina merupakan 3 negara teratas, di mana Vietnam berada di posisi ke-8.
McAfee telah memberi tahu Google tentang aplikasi berbahaya ini. Berikut daftar 15 aplikasi yang telah diidentifikasi McAfee.
Di antara aplikasi berbahaya ini terdapat aplikasi bernama "Pinjaman Tunai - Pinjam Uang" yang menargetkan pengguna di Vietnam. Saat ini, aplikasi tersebut telah diinstal lebih dari 100 ribu kali di perangkat. Jika Anda telah menginstal aplikasi palsu ini, harap segera hapus.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)