Hanoi mengoperasikan 100 kendaraan dan peralatan sanitasi lingkungan modern di 4 distrik dalam kota. (Foto: Minh Anh/Vietnam+)
Oleh karena itu, untuk memperkuat tugas menjaga ketertiban kota dan memastikan kebersihan lingkungan di kota selama penyelenggaraan kegiatan untuk merayakan ulang tahun ke-80 Revolusi Agustus yang sukses, Hari Nasional 2 September dan mempersiapkan diri untuk melayani Kongres Nasional Partai ke-14, Kongres Partai Kota ke-18, kota tersebut menugaskan Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup untuk meninjau dan mengembangkan rencana operasi yang fleksibel dan efektif untuk area pengolahan limbah terpusat (Nam Son, Xuan Son), memastikan penerimaan dan pengolahan limbah yang berkelanjutan dan aman, memfasilitasi kendaraan untuk mengangkut limbah ke pabrik pengolahan limbah menjadi energi untuk mengurangi jumlah limbah yang diolah di tempat pembuangan akhir, menghindari penumpukan dan kemacetan.
Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup juga ditugaskan untuk memberi nasihat kepada kota tentang inovasi peralatan dan sarana untuk sanitasi lingkungan; berinvestasi dalam mesin dan peralatan modern, menerapkan teknologi baru dalam pengumpulan dan pengangkutan sampah; meningkatkan investasi dalam teknologi manajemen, memasang sistem pengawasan kamera di area dengan "titik hitam" sampah; membangun platform data digital untuk melayani manajemen dan operasi sanitasi lingkungan perkotaan secara efektif dan transparan.
Pemerintah Kota menugaskan Dinas Konstruksi untuk fokus menangani pelanggaran ketertiban kota secara ketat, seperti penyerobotan di pinggir jalan dan trotoar untuk menyimpan material konstruksi dan limbah konstruksi. Mengorganisir inspeksi pekerjaan konstruksi, segera memperbaiki pelanggaran ketertiban konstruksi dan sanitasi konstruksi; mewajibkan investor untuk secara ketat menerapkan peraturan tentang sanitasi lingkungan selama proses konstruksi, termasuk menangani secara ketat kendaraan pengangkut material konstruksi dan limbah konstruksi yang tidak tertutup dan tumpah selama pengangkutan; kendaraan dan peralatan yang masuk dan keluar lokasi konstruksi yang menghasilkan lumpur dan debu di jalan.
Dalam surat tersebut, pimpinan kota menugaskan inspektorat kota untuk memimpin dan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga, Kepolisian Kota, serta Komite Rakyat di lingkungan kecamatan dan kelurahan guna memperketat pengawasan dan pemeriksaan khusus atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan tentang kebersihan lingkungan selama pembangunan dan pengangkutan material dan limbah bangunan; melakukan penanganan secara tegas sesuai kewenangan atau mengusulkan kepada instansi yang berwenang untuk menangani investor dan unit angkutan yang melakukan pelanggaran (tidak mengemas, menutupi, membiarkan barang jatuh, serta menimbulkan debu dan pencemaran lingkungan), serta pada saat yang sama melakukan pemeriksaan, pemantauan, dan penanganan pelanggaran ketertiban kota sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepolisian kota akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup serta Dinas Konstruksi untuk meningkatkan patroli, pengendalian, dan mendirikan pos pemeriksaan untuk memeriksa kendaraan yang menyebabkan pencemaran lingkungan dan debu jalan (emisi yang tidak memenuhi persyaratan, sampah, material bangunan, tanah bekas, dan lumpur) agar dapat segera ditangani sesuai peraturan,” demikian pernyataan dalam surat tersebut.
Menurut VNA
Sumber: https://baothanhhoa.vn/ha-noi-lap-dat-he-thong-camera-giam-sat-tai-cac-khu-vuc-diem-den-ve-rac-thai-257262.htm
Komentar (0)