Pelatih Hanoi Nguyen Duc Thang memuji Viettel karena bermain bagus tetapi tidak puas ketika penyelenggara membiarkan kiper Pham Van Phong mengenakan warna yang sama dengan Binh Dinh.
Pham Van Phong mengenakan seragam biru tua, mirip dengan seragam Binh Dinh, tetapi tidak dipaksa untuk menggantikannya. "Saya tidak puas dengan ini," kata pelatih Duc Thang. "Organisasi seperti itu tidak bagus."
Di babak 6, Binh Dinh bertandang melawan Kota Ho Chi Minh di Stadion Thong Nhat dan juga diminta mengganti warna jersey mereka, meskipun pelatih Duc Thang bersikeras bahwa kedua warna tersebut kontras. Selanjutnya di babak 3, kiper Bui Tien Dung harus masuk ke ruang ganti untuk mengganti jerseynya dalam pertandingan di mana Polisi Hanoi kalah 1-2 dari Viettel, yang menyebabkan pertandingan dimulai hampir 10 menit terlambat.
Selain itu, pelatih Duc Thang menilai para pemain Binh Dinh frustrasi dengan kesalahan perilaku dan trik Viettel. "Para pemain Viettel bermain keras dalam pertandingan ini," ujarnya.
Warna kaus kiper Pham Van Phong (tengah) mirip dengan warna kaus klub Binh Dinh (kanan). Foto: Hieu Luong
Gelandang Nguyen Duc Chien melakukan setidaknya dua tekel keras terhadap Do Van Thuan, tetapi tidak mendapat kartu kuning. Sebelumnya, gelandang ini menerima kartu kuning pada menit ke-51 dan diskors selama dua pertandingan setelah melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Le Van Son dari HAGL di babak ke-5.
Wasit Tran Dinh Thinh memberikan total tiga kartu kuning kepada Viettel, termasuk Bui Tien Dung pada menit ke-14, Nham Manh Dung pada menit ke-38, dan Nguyen Duc Chien pada menit ke-51. Binh Dinh menerima kartu kuning untuk Ha Duc Chinh pada menit ke-84 karena melepas kausnya saat merayakan gol.
Viettel menang 2-1 di babak ke-8 berkat gol Hoang Duc di menit ke-60 dan gol bunuh diri Pham Van Thanh di menit kedua injury time babak kedua. Viettel mengakhiri empat pertandingan tanpa kemenangan dan naik ke posisi keenam dengan 11 poin.
Pelatih Duc Thang mengakui bahwa Viettel bermain baik dengan para pemain muda mereka, sementara Binh Dinh tidak dalam performa terbaiknya karena pemain yang lebih tua, jeda yang panjang, dan cuaca panas di Hanoi, yang berbeda dengan Quy Nhon. "Kami memiliki peluang tetapi tidak bisa mencetak gol di menit ke-88," ujarnya. "Tepat setelah itu, lawan menghabisi kami."
Hieu Luong
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)