Saya suka sepak bola yang agresif dan mendominasi, jadi saya memilih menonton tim yang bermain seperti itu. Misalnya, saya suka menonton pelatih Pep Guardiola atau pelatih Postecoglu dari Tottenham, yang datang dari J.League.
Soal sepak bola, saya rasa tidak ada batasan, tidak ada cara yang sama untuk menonton sepak bola di seluruh dunia . Saya menonton setiap turnamen untuk belajar ," ujar pelatih kepala baru Hanoi FC, Daiki Iwamasa.
Pada pagi hari tanggal 13 Januari, Hanoi FC mengadakan upacara perkenalan pelatih kepala Daiki Iwamasa. Bapak Dinh The Nam mengucapkan selamat tinggal kepada tim ibu kota setelah 2 bulan bekerja sama.
Pelatih Daiki Iwamasa memimpin tim Hanoi dari putaran ke-9.
Bapak Daiki Iwamasa adalah pelatih keempat Hanoi FC musim ini. Setelah memecat pelatih Bozidar Bandovic, tim ibu kota menunjuk dua pelatih sementara, Bapak Le Duc Tuan dan Bapak Dinh The Nam. Bapak Tuan merupakan bagian dari staf pelatih tim, sementara Bapak Nam adalah direktur pusat pelatihan sepak bola muda Hanoi.
Pelatih berkata: " Pada bulan Desember, ketika kontrak saya dengan Kashima Antlers berakhir, saya mendengar bahwa Hanoi tertarik dan ingin tahu lebih banyak tentang saya. Oleh karena itu, saya menonton pertandingan Hanoi FC dan yakin bahwa saya cukup mengenal para pemain Hanoi. Tekanan pasti akan ada, tetapi ini normal. Saya telah berkecimpung di dunia sepak bola selama 20 tahun, itu adalah kehidupan sehari-hari saya ."
Pelatih Daiki Iwamasa memenangkan tiga kejuaraan J.League 1 berturut-turut dari tahun 2007 hingga 2009, dan terpilih sebagai tim terbaik di ketiga musim tersebut. Selain itu, ia juga memenangkan Piala Kaisar pada tahun 2007 dan 2010 serta Piala J.League pada tahun 2011 dan 2012.
Pada tahun 2017, Daiki Iwamasa menjabat sebagai pelatih sekaligus pemain Tokyo FC. Lima tahun kemudian, ia kembali ke Kashima Antlers sebagai asisten pelatih Rene Weiler. Pada Agustus 2022, Iwamasa menjadi pelatih kepala tim. Dalam dua musim terakhir, Kashima Antlers selalu berada di 5 besar J.League 1.
Performa Hanoi FC membaik setelah periode yang tidak stabil di awal musim. Namun, performa tim ibu kota di V.League belum cukup baik, hanya berada di peringkat ke-8 setelah delapan putaran pertama. Oleh karena itu, manajemen klub memutuskan untuk mencari pelatih baru dan terus mengincar pemain-pemain berpengalaman asing untuk posisi tersebut.
Mai Phuong
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)