Menanggapi sebuah kanal YouTube di Thailand, Pelatih Park Hang Seo berkata: "Memang benar saya tertarik dengan posisi pelatih kepala tim nasional Thailand. Saya tidak akan menutup pintu untuk pekerjaan ini. Saya hanya menunggu tawaran yang sesuai."
"Jika semua pihak sepakat, saya bersedia duduk bersama dan berunding serius untuk memimpin tim Thailand," tambah pelatih Park Hang Seo di kanal YouTube Negeri Kuil Emas tersebut.
Pelatih Park Hang Seo siap bernegosiasi untuk menggantikan pelatih Mano Polking (kanan) di tim nasional Thailand (Foto: Tien Tuan).
Sebelumnya, tadi malam (17 November), muncul informasi bahwa kanal YouTube Kidsside Curve di Thailand mewawancarai Pelatih Park Hang Seo. Kanal ini mempertanyakan kesiapan pelatih Korea tersebut untuk menggantikan Pelatih Mano Polking sebagai pelatih kepala tim nasional Thailand.
Wawancara ini diberikan dalam konteks gelombang kritik keras terhadap pelatih Mano Polking, yang menekannya untuk mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim Golden Temple.
Setelah Thailand kalah 1-2 dari China pada 16 November di kualifikasi Piala Dunia 2026, reputasi pelatih Mano Polking di mata dunia sepak bola dan penggemar Thailand sangat rendah.
Kontrak Pelatih Mano Polking dengan tim nasional Thailand akan berakhir pada Februari 2024. Saat ini, Pak Polking dan Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) belum bernegosiasi untuk memperpanjang kontrak ini.
Sebelumnya, publik sepak bola Thailand menginginkan pelatih Kiatisuk Senamuang kembali memimpin tim nasional mereka. Namun, "Thai Zico" masih terikat kontrak dengan pelatih Hoang Anh Gia Lai di V-League, sehingga ia mungkin tidak akan langsung kembali ke tim nasional Thailand. Oleh karena itu, pelatih Park Hang Seo tiba-tiba menarik perhatian publik Thailand.
Surat kabar Khaosod Thailand memuji pelatih Park Hang Seo: "Pak Park adalah orang yang mengubah wajah tim Vietnam, membantu tim melampaui Thailand dan menjadi tim nomor satu di Asia Tenggara."
"Di bawah asuhan pelatih Park Hang Seo, tim Vietnam berhasil menembus 8 besar Piala Asia 2019, menjuarai SEA Games dua kali berturut-turut pada tahun 2019 dan 2022, serta lolos ke babak kualifikasi ketiga Piala Dunia 2022 di Asia," tambah Khaosod.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)