Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Pelatih U-17 Indonesia malu karena timnya… “bermain sepak bola hantu”, membuat suporter kesal

Báo Dân tríBáo Dân trí28/10/2024

(Dan Tri) - Dalam konteks timnas U-17 Indonesia yang aktif melakukan passing bolak-balik di kandang sendiri untuk menjaga kedudukan tetap imbang melawan timnas U-17 Australia, pelatih Nova Arianto mengaku sempat malu.


Di babak final kualifikasi U-17 Asia, U-17 Indonesia bermain imbang 0-0 dengan U-17 Australia. Hasil ini membantu tim dari negara kepulauan ini meraih tiket ke putaran final U-17 Asia sebagai salah satu dari 5 tim peringkat kedua terbaik.

HLV U17 Indonesia xấu hổ vì đội nhà… chơi đá ma, gây ức chế CĐV - 1

U-17 Indonesia aktif mengoper bola bolak-balik sejak menit ke-60 dan seterusnya untuk mempertahankan hasil imbang melawan U-17 Australia (Foto: PSSI).

Opini publik India (tim yang tersingkir akibat hasil pertandingan U-17 Indonesia) serta penggemar Indonesia terus-menerus mengkritik gaya bermain tim. Sejak menit ke-60, tim U-17 Indonesia hampir selalu "bermain sepak bola hantu" dengan umpan-umpan bolak-balik di lapangan kandang untuk mengejar hasil imbang.

Negiashish menulis di Twitter: "Tim India U-17 bisa saja menentukan nasib mereka sendiri, tetapi kami bergantung pada hasil pertandingan antara Indonesia U-17 dan Australia U-17. Pada akhirnya, kami menyaksikan Indonesia U-17 bermain dengan memalukan."

Usai pertandingan, pelatih Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku malu dengan penampilan timnya. Namun, yang terpenting adalah Indonesia U-17 mencapai target mereka.

HLV U17 Indonesia xấu hổ vì đội nhà… chơi đá ma, gây ức chế CĐV - 2

Pelatih Nova Arianto mengaku merasa malu dengan gaya bermain anak asuhnya (Foto: PSSI).

Pelatih Nova Arianto berkata: "Soal pertandingan tadi, sejujurnya saya malu dengan cara bermain timnas U-17 Indonesia. Tapi itu sesuatu yang harus kami terima demi tiket ke putaran final Asia U-17."

Saya paham bahwa hasil imbang sudah cukup bagi U-17 Indonesia untuk lolos. Oleh karena itu, saya merasa sangat canggung ketika U-17 Australia memiliki kualitas pemain yang superior. Kami sepakat untuk bermain bertahan dan menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik.

Dan hal tak terduga terjadi ketika tim U-17 Australia juga bermain bertahan. Mereka tidak menyerang, jadi kami harus menunggu di rumah. Ketika tim U-17 Australia menyerang, Indonesia melakukan serangan balik.

Saya merasa malu, tetapi jika kami kalah, kami akan tersingkir. Jadi saya harus menanggung rasa malu itu dan tidak menekan para pemain. Itu tidak benar. Para pemain di lapangan juga merasakan hal yang sama.

Perlu ditambahkan bahwa tim U-17 Vietnam juga aktif "bermain sepak bola hantu" seperti itu untuk menahan imbang tim U-17 Yaman dalam pertandingan tadi malam. Hal itu membantu kami meraih tiket ke babak final Piala Asia U-17.

Kejuaraan AFC U-17 2025 akan berlangsung mulai 3 April 2025 di Arab Saudi. Khususnya, 8 dari 16 tim peserta akan lolos ke Piala Dunia U-17. Hal ini membuka peluang besar bagi tim U-17 Vietnam dan tim U-17 Indonesia untuk berpartisipasi dalam turnamen kelas dunia ini .


[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/hlv-u17-indonesia-xau-ho-vi-doi-nha-choi-da-ma-gay-uc-che-cdv-20241028173157326.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk