Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Bunga rhododendron berwarna ungu membangkitkan kenangan…

Việt NamViệt Nam20/03/2025


Sebagai seseorang yang pernah tinggal di pedesaan, hampir semua orang mengenal bunga crape myrtle. Bunga ini merupakan bunga tahunan yang mekar dari akhir Januari hingga musim panas, ketika matahari hangat menyinari daratan. Semak-semak dan rumpunnya bermekaran, menampilkan warna ungu yang mempesona. Bagi saya, crape myrtle adalah sebuah kenangan, ingatan lembut tentang masa kecil saya yang manis dan tak terlupakan, meskipun tahun-tahun itu telah lama berlalu.

Terletak di dekat pegunungan, kampung halaman saya dulu memiliki banyak bukit tandus dan terbengkalai. Tanahnya tidak subur, tetapi bunga rhododendron tumbuh subur di sana, setiap semak rimbun dan hijau, dan kemudian, sekitar beberapa puluh hari setelah Tahun Baru Imlek, mereka akan mulai mekar dan berbuah. Sederhana, pedesaan, dan halus, namun bunga rhododendron juga sangat tangguh, mampu bertahan dalam kondisi alam yang keras. Tampaknya semakin banyak sinar matahari yang didapatnya, semakin banyak bunga yang mekar dan semakin indah jadinya. Bunga berpetal lima itu menyerupai kincir angin kecil, menyebar dengan gugusan benang sari kuning di tengahnya, seolah ingin memamerkan keindahannya kepada bumi, langit, dan segala sesuatu.

Saat kami masih kecil, pada hari libur sekolah, kami sering datang ke sini untuk membiarkan kerbau dan sapi merumput, lalu bermain bebas di lingkungan yang damai dan indah ini. Sementara anak laki-laki bermain perang-perangan dan kejar-kejaran dengan mata tertutup, anak perempuan akan mematahkan dedaunan untuk berbaring di bawah pohon-pohon rindang di dekatnya, lalu mencari kerikil untuk duduk dan bermain lempar tangkap; terkadang mereka akan memetik bunga dan merangkainya menjadi mahkota palsu untuk melihat siapa yang bisa membuat mahkota tercantik…

Pohon mua bukan hanya karena bunganya, tetapi juga karena buahnya. Buah mua tidak besar, biasanya hanya sebesar jari bayi. Saat matang, buah ini memiliki kombinasi rasa sepat, asam, dan manis yang nikmat, terutama buah yang montok dan matang yang kulitnya retak memperlihatkan kumpulan daging buah berbentuk hati berwarna ungu. Terkadang, di sore hari, kami bermain, memetik buah mua sampai lidah kami berwarna ungu. Kami berbaring di bawah semak mua tua, mengobrol tentang berbagai hal di tengah semilir angin malam yang sejuk, dengan awan putih melayang lembut di langit.

Bersama dengan banyak tanaman dan bunga lainnya, bunga crape myrtle seperti sahabat dekat bagi kami. Seiring bertambahnya usia, beberapa dari kami akan memetik bunga crape myrtle dan menekannya di antara halaman-halaman buku kami. Beberapa anak laki-laki akan menggunakan gambar bunga crape myrtle untuk menulis puisi naif pertama mereka, ingin memberikannya kepada seseorang, tetapi kemudian terlalu malu untuk melakukannya…

Di kampung halaman saya, ada sebuah dongeng yang menceritakan tentang seorang wanita muda yang mengucapkan selamat tinggal kepada kekasihnya yang pergi berperang. Namun di tengah medan perang yang sengit, pemuda itu gugur, berjuang untuk negaranya. Karena terlalu lama menunggu, wanita muda itu meninggal dan berubah menjadi pohon crape myrtle, yang mekar dengan bunga ungu tahun demi tahun di perbukitan yang tandus. Penyair Thanh Trac Nguyen Van memiliki puisi indah berjudul "Bunga Cemara" dengan baris-baris berikut: "Dahulu kala, kami berdua bermain bersama setiap sore / Memetik banyak bunga crape myrtle / Dia menjual bunga-bunga itu, saya membelinya / Uangnya adalah daun-daun yang gugur di akhir musim keemasan / Lalu saya mengikat daun-daun itu menjadi seutas tali / Saya mengikat bunga-bunga itu ke daun-daun, mengikat siang ke malam / Saya membuat buket pernikahan untuk diberikan kepadanya / Karangan bunga ungu di rambutnya yang lembut di tepi sungai…"

Aku bukan penyair, tapi aku sangat menyukai bunga crape myrtle. Bunga-bunga itu telah menjadi sumber nostalgia bagiku. Kemarin, aku mengendarai sepeda motorku dari Nha Trang menyusuri jalan Pham Van Dong ke Luong Son, dan di jalan pegunungan yang berkelok-kelok itu, tiba-tiba aku melihat semak bunga crape myrtle yang mekar lebat dengan bunga ungu di dekat pinggir jalan, di samping sepetak alang-alang. Aku berhenti untuk melihat bunga-bunga itu, dan gelombang kerinduan menyelimutiku…

HOANG PHU LOC



Sumber: https://baokhanhhoa.vn/van-hoa/sang-tac/202503/hoa-mua-no-tim-troi-ky-uc-e0d0d55/

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Topan Yagi

Topan Yagi

Mann

Mann

Binh nong

Binh nong