Hingga 29 Mei, kepolisian provinsi telah menyelesaikan 100% target penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi seluruh warga negara yang memenuhi syarat di provinsi tersebut. Kepolisian provinsi telah menyelesaikan target tersebut, 32 hari lebih cepat dari jadwal yang dialokasikan kepada pimpinan Kementerian Keamanan Publik , dan 63 hari lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan Kementerian Keamanan Publik.
Dengan demikian, jumlah total warga negara yang memenuhi syarat untuk CCCD adalah 1.094.375 kasus di 177 komune, kelurahan, dan kota di 13 distrik, kota, dan kota. Kepolisian Provinsi telah mengumpulkan berkas aplikasi CCCD dan membersihkan data konversi untuk semua warga negara yang memenuhi syarat, mencapai tingkat 100%.
Dari 29 Mei hingga 1 Juni, kepolisian terus menerima 1.540 permohonan penerbitan CCCD. Dari jumlah tersebut, 697 permohonan baru, 277 permohonan pertukaran, dan 566 permohonan penerbitan ulang.
Diketahui bahwa setelah lebih dari 2 bulan masa puncak pelaksanaan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di seluruh provinsi telah fokus dan berupaya mengatasi kendala-kendala dalam menyelesaikan tugas dan target yang ditetapkan. Beberapa satuan dan daerah telah mengambil langkah-langkah kreatif dan proaktif dalam konsultasi dan pengorganisasian pelaksanaan; target pelaksanaan pelayanan publik telah ditingkatkan dan dipertahankan relatif stabil.
Kepolisian provinsi telah memberikan saran kepada Komite Rakyat provinsi untuk melaksanakan Proyek 06 dan transformasi digital di provinsi tersebut, menyelenggarakan 4 kursus pelatihan, dan menyebarluaskan informasi tentang layanan publik daring dan akun identifikasi elektronik.
Sesuai arahan Kepolisian Provinsi, Kepolisian di 13/13 wilayah telah menyusun dan menerbitkan rencana pelaksanaan periode puncak "80 hari dan malam"; menyelenggarakan konferensi untuk memulai periode puncak, dan mengorganisir Tim Kepolisian untuk Manajemen Administrasi Ketertiban Sosial dan Kepolisian Komune untuk berkomitmen mencapai target yang ditetapkan. Pada saat yang sama, Kepolisian juga memberikan saran kepada Komite Partai dan otoritas terkait untuk menerbitkan surat edaran resmi guna mengarahkan pelaksanaan Proyek 06, serta mengarahkan departemen, cabang, dan organisasi di wilayah tersebut untuk berkoordinasi dengan kepolisian dalam pelaksanaan periode puncak.
Selain itu, Polda juga dengan tegas mengarahkan Kepolisian satuan dan satuan wilayah untuk menggencarkan pembinaan dan mewajibkan 100% perwira dan prajurit untuk memberi contoh dan menggerakkan sanak saudara serta kerabat untuk menerbitkan KTP-E, KTP-el, dan memasang aplikasi VNeID.
Ke depan, Kepolisian Daerah akan terus berupaya menerjunkan solusi guna menyelesaikan target pendataan dan pengaktifan rekening identitas elektronik sebelum 30 Juni 2023.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)