Pada pagi hari tanggal 26 Januari, lebih dari 270 siswa kelas 5 Sekolah Dasar Nguyen Binh Khiem (Distrik 1, Kota Ho Chi Minh) berpartisipasi dalam Festival Matematika bertema "Lingkaran di Sekitarku". Festival ini merupakan salah satu kegiatan untuk mengkonsolidasikan pengetahuan siswa dalam bentuk pengalaman kreatif, menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.
Festival ini dirancang dengan banyak stasiun pembelajaran. Siswa bergiliran mengerjakan tugas di setiap stasiun untuk menerima hadiah dan stempel sebagai bukti penyelesaian tugas pembelajaran.
Duy Khang, seorang siswa di kelas 5/1, mengatakan ia telah berpartisipasi dalam kegiatan pengalaman di banyak mata pelajaran lain, tetapi ini adalah pertama kalinya ia berpartisipasi dalam Matematika.
"Pengetahuan matematika itu membosankan karena banyak rumus dan perhitungan, tapi kalau dipadukan dengan permainan, saya merasa semuanya mudah dipahami, mudah diingat, dan waktu belajar jadi lebih menyenangkan," ungkap Duy Khang.
Demikian pula bagi Gia Han, siswa kelas 5/6, matematika sebelumnya merupakan mata pelajaran di buku. Dengan melakukan tugas-tugas spesifik seperti mengukur jari-jari batu bata atau dinding pot bunga di halaman sekolah, ia menjadi lebih memahami hubungan antara matematika dan kehidupan.
Festival ini juga dihadiri oleh para orang tua. Ibu Le Vu Minh Ngoc, orang tua siswa kelas 5/7, mengatakan bahwa pembelajaran melalui pengalaman di halaman sekolah membantu anak-anak melatih keterampilan perilaku. Ruang belajar diperluas tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga di seluruh kelas, sehingga menciptakan suasana yang lebih menyenangkan.
Bapak Tran Trong Thinh, wakil kepala kelas 5, Sekolah Dasar Nguyen Binh Khiem, menyampaikan bahwa festival ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan pengetahuan bagi siswa, sehingga menciptakan kesempatan bagi siswa untuk merasakan penerapan pengetahuan dalam praktik.
Topik geometri lingkaran memiliki banyak aplikasi praktis. Oleh karena itu, sekolah telah menyelenggarakan kegiatan pembelajaran terpadu untuk membantu siswa menghubungkan pengetahuan yang dipelajari dalam program dengan kehidupan nyata, seperti mengukur keliling papan catur, keliling persegi bata di halaman sekolah, dan dinding pot bunga..., ujar Bapak Thinh.
Guru ini mengatakan bahwa soal aplikasi di buku teks mengharuskan siswa menghitung keliling sumur. Dari soal tersebut, kelompok mata pelajaran mengganti "mata pelajaran" menjadi pot pohon agar lebih dekat dengan siswa.
Demikian pula, dengan persyaratan untuk menghitung keliling suatu bangun campuran (gabungan setengah lingkaran dan persegi atau persegi panjang), para guru secara kreatif menciptakan persyaratan untuk menghitung keliling papan catur untuk membantu para siswa agar mudah memahami dan menghubungkannya dengan kenyataan.
Ibu Do Ngoc Chi, Kepala Sekolah Dasar Nguyen Binh Khiem, mengatakan bahwa melalui kegiatan eksperiensial, siswa dilatih dalam keterampilan observasi, menemukan metode pembelajaran baru, dan berkontribusi dalam mengembangkan kreativitas siswa.
Selain itu, festival ini juga menyelenggarakan sudut pengalaman bagi para siswa untuk mendesain dan menghias produk yang berkaitan dengan lingkaran guna menciptakan suasana penuh kegembiraan bagi para siswa saat Tahun Baru.
PERHATIAN
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)