Pada tanggal 19 Agustus, berbicara dengan reporter Dan Tri , Tn. Nguyen Trong Hoan, Kepala Kantor Departemen Pendidikan dan Pelatihan Nghe An, mengatakan bahwa Komite Rakyat Provinsi telah mengeluarkan keputusan tentang jadwal tahun ajaran 2025-2026 untuk prasekolah, pendidikan umum, dan pendidikan berkelanjutan.
Oleh karena itu, hari pembukaan sekolah umum adalah tanggal 25 Agustus dan upacara pembukaan dijadwalkan pada tanggal 5 September.

Sekolah Asrama Dasar Ly 2 untuk Etnis Minoritas tertutup lumpur setelah banjir besar di akhir Juli (Foto: Nguyen Phe).
Pada tanggal 25 Agustus, seluruh siswa di provinsi ini akan kembali bersekolah. Untuk sekolah-sekolah yang tidak terdampak bencana alam, kegiatan belajar mengajar akan tetap berjalan sesuai rencana.
"Untuk sekolah-sekolah yang rusak parah akibat banjir, Departemen telah mengarahkan daerah-daerah untuk mengembangkan rencana mereka sendiri guna memastikan bahwa siswa kembali ke sekolah sesuai jadwal dan kegiatan belajar mereka tidak terganggu," kata Bapak Hoan.
Sementara itu, berbicara kepada wartawan Dan Tri , Bapak Tran Sy Ha, Kepala Sekolah Asrama Dasar Etnis Minoritas My Ly 2, mengatakan bahwa saat banjir akhir Juli lalu, seluruh lingkungan sekolah terendam banjir.

Seluruh deretan ruang kelas dan asrama siswa Sekolah Asrama Dasar Etnis Minoritas My Ly 2 tersapu dan rusak total oleh banjir (Foto: Nguyen Phe).
Semua bangunan sekolah di lantai dasar terendam banjir hingga atap, sementara bangunan-bangunan tinggi terendam banjir hingga di atas lantai dua, mengakibatkan kerusakan parah pada fasilitas dan peralatan.
"Tujuh ruang kelas terendam banjir total, dan perabotan seperti meja, kursi, peralatan mengajar, 12 televisi, 5 kulkas, dan 22 komputer rusak. Selain itu, hampir 1,7 ton beras yang diperuntukkan bagi siswa asrama, seluruh berkas sekolah, barang-barang milik guru asrama, buku, selimut, dan perlengkapan sekolah semuanya hanyut atau rusak akibat banjir pada akhir Juli," ujar Bapak Ha.
Bapak Tran Sy Ha menambahkan bahwa sekolah tersebut memiliki 16 kelas dengan 220 siswa. Sesuai rencana provinsi, pada 25 Agustus, siswa akan kembali bersekolah di rumah adat desa. Setelah sekolah baru selesai dibangun, siswa akan dipindahkan ke fasilitas yang lebih luas.

Seorang siswa Sekolah Asrama Dasar My Ly 2 mencari barang-barangnya di reruntuhan (Foto: Nguyen Phe).
"Hingga saat ini, buku, alat peraga, dan fasilitas penting telah dipersiapkan sepenuhnya agar siswa dapat belajar secara normal. Kami yakin tahun ajaran ini, siswa masih akan memiliki cukup kegembiraan dan pengetahuan," ujar Bapak Ha.
Diketahui bahwa Sekolah Asrama Dasar My Ly 2 untuk Etnis Minoritas sedang menerima dukungan dari Kementerian Keamanan Publik untuk membangun sekolah baru. Namun, untuk tetap melanjutkan tahun ajaran, siswa sekolah ini akan kembali bersekolah untuk sementara waktu dan belajar di rumah adat desa.
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/hoc-sinh-vung-lu-nghe-an-se-tuu-truong-o-nha-van-hoa-ban-20250819143711683.htm
Komentar (0)