Pasukan yang dimobilisasi untuk mencari korban hilang meliputi: Polisi, tentara, milisi, anggota serikat pemuda dan masyarakat dari kotamadya dan desa tetangga.
Selain personel pencarian, pihaknya juga mengerahkan 3 unit perahu khusus pemadam kebakaran dan sejumlah perahu kecil untuk turut serta dalam pencarian.
Pemerintah daerah mengerahkan hampir 400 orang untuk turut serta dalam pencarian korban.
Bapak Vu Van Cuong, Wakil Ketua Komite Rakyat distrik Sin Ho, provinsi Lai Chau , mengatakan bahwa area tempat kapal tersebut mengalami kecelakaan memiliki kedalaman sekitar 45 - 50m.
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh pihak berwajib, perahu tersebut terbalik saat tenggelam sehingga kemungkinan besar korban masih terjebak di dalam perahu.
Saat ini, aparat tengah berupaya memutar balik kapal untuk mencari korban.
Bapak Tran Van Sung, Ketua Komite Rakyat Distrik Sin Ho (ketiga dari kiri) secara langsung mengarahkan pencarian korban.
Sebelumnya, sekitar pukul 19.30 WIB, tanggal 17 April, di kawasan tergenang banjir waduk PLTA Son La , wilayah Desa Co Le (lama), Kelurahan Nam Ma, Kecamatan Sin Ho (Lai Chau), hujan deras disertai angin puting beliung mengakibatkan sebuah perahu besi seberat 50 ton yang dikemudikan oleh Bapak Phan A Cong (lahir tahun 1994, berdomisili di Desa Dien Thanh, Kelurahan Nam Cha, Kecamatan Sin Ho) terbalik.
Saat kecelakaan terjadi, ada 5 orang di perahu tersebut yang tinggal di Desa Dien Thanh, Kecamatan Nam Cha, Distrik Sin Ho.
Lokasi kapal yang mengalami kesulitan telah dipastikan, tetapi airnya terlalu dalam, sehingga membuat pencarian menjadi sulit.
Menurut para korban selamat, saat kejadian perahu tersebut sedang bergerak dari muara Sungai Da menuju dermaga Dien Thanh, kecamatan Nam Cha.
Saat kapal terbalik, kelima orang tersebut jatuh ke sungai. Juru mudi Phan A Cong menyelamatkan dua orang, Than Thi Sao dan Ly Thi Chong. Dua korban, Ly Thi Gay dan Ly Thi Quay, tersapu oleh kapal yang tenggelam dan hilang.
Kapal polisi khusus dan banyak kapal motor lokal dimobilisasi.
Saat ini pencarian korban masih dilakukan oleh otoritas setempat.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)