Fitur iPhone 16 Sisi 2 640x375.jpg
iPhone 16 dilarang dijual di Indonesia. Foto: Macrumors

Karena iPhone 16 tidak memenuhi persyaratan kandungan lokal minimum 40%, Apple tidak dapat menjual perangkat tersebut di Indonesia. Tujuan larangan ini adalah untuk melindungi industri dan lapangan kerja lokal.

Pejabat negara meminta Apple untuk meningkatkan investasi dan komitmen terhadap ekonomi .

Menurut media Indonesia, Kementerian Perindustrian bertemu dengan perwakilan Apple pada tanggal 21 November mengenai kesepakatan investasi dua tahun senilai $100 juta.

Dana tersebut akan digunakan untuk penelitian dan pengembangan (R&D) dan akademi pengembang. Perusahaan juga berencana untuk mulai memproduksi aksesori, khususnya untuk Apple AirPods Max, pada Juli 2025.

"Dari perspektif pemerintah, tentu saja kami menginginkan investasi yang lebih besar," kata juru bicara kementerian Febri Hendri Antoni Arif kepada wartawan.

Investasi yang lebih besar akan membantu mengembangkan sektor manufaktur Indonesia dan kapasitas industri lokal untuk memproduksi perangkat seperti pengisi daya dan aksesori, katanya.

Meskipun masih merupakan pasar yang relatif kecil bagi Apple, Indonesia menawarkan peluang pertumbuhan sebagai negara terpadat keempat di dunia , menurut analis Le Xuan Chiew dari firma riset Canalys.

Ia melihat bahwa populasi muda dan melek teknologi di negara tersebut sangat cocok dengan strategi ekspansi penjualan Apple, dan negara tersebut juga memiliki potensi manufaktur dan perakitan yang dapat membantu upaya Apple untuk mendiversifikasi rantai pasokannya.

Kesuksesan pasar membutuhkan pendekatan jangka panjang. Investasi Apple menunjukkan komitmennya untuk mematuhi peraturan setempat dan membuka jalan bagi pertumbuhan di masa depan, tambah Chiew.

(Menurut CNBC)