Indonesia bertekad menjadi tim Asia Tenggara pertama yang lolos ke Olimpiade di era modern sepak bola.
* Indonesia vs Uzbekistan: Pukul 21.00, Senin, 29 April, di VnExpress.
Kemenangan melawan Korea Selatan di perempat final bukan hanya kejutan terbesar di Kejuaraan AFC U23 2024, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri Indonesia untuk membidik target yang lebih tinggi. Tim dari kepulauan ini terus mengejar dua tujuan: mencapai final dan mengamankan tiket langsung ke Olimpiade Paris 2024.
Presiden Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengatakan, "Saya tidak bisa berhenti bermimpi tentang Olimpiade." Pelatih Shin Tae-yong mengungkapkan tekad kuatnya untuk tidak mengecewakan penggemar Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan mengakui bahwa ia keliru mengira Indonesia belum pernah berpartisipasi dalam Olimpiade sampai ia mengetahui tentang Melbourne 1956 – satu-satunya Olimpiade untuk sepak bola Indonesia.

Para pemain Indonesia merayakan kemenangan mereka atas Korea Selatan di perempat final Kejuaraan Asia U23 AFC 2024. Foto: AFC
Selain Indonesia, Asia Tenggara memiliki Thailand, yang berpartisipasi dalam Olimpiade 1956 dan 1968, serta Malaysia dan Myanmar, yang keduanya berpartisipasi dalam Olimpiade 1972. Dalam 52 tahun terakhir, sepak bola kawasan ini belum pernah sedekat ini untuk lolos ke Olimpiade seperti sekarang. Bahkan jika kalah di semifinal, Indonesia masih memiliki dua kesempatan: memenangkan pertandingan perebutan tempat ketiga atau bermain play-off melawan perwakilan Afrika, Guinea.
Kesuksesan sepak bola Indonesia saat ini berakar dari pemberian wewenang penuh kepada pelatih Shin Tae-yong untuk memimpin sekelompok pemain muda berbakat. Setelah empat tahun mengalami kemunduran, Indonesia menuai hasilnya sejak awal tahun 2024 hingga saat ini. Dalam kemenangan terakhir mereka melawan Korea Selatan, susunan pemain inti Indonesia mencakup sembilan pemain yang secara rutin menjadi starter di tim nasional. Pada tingkat makro, penunjukan miliarder Erick Thohir sebagai Ketua PSSI merupakan dukungan besar bagi tim nasional, terutama di bidang naturalisasi pemain berdarah campuran.
Indonesia menciptakan keajaiban di Qatar, tetapi tantangan di depan tetap berat. Uzbekistan adalah pesaing kuat dan baru saja mengalahkan juara bertahan Arab Saudi di perempat final. Pelatih Shin menyaksikan pertandingan secara langsung, memuji organisasi dan disiplin lawan yang baik, dan memahami mengapa Uzbekistan memenangkan semua pertandingan mereka sejauh ini, mencetak 12 gol dan tidak kebobolan satu pun. "Kemampuan mereka untuk beralih dengan cepat antara serangan dan pertahanan menjadikan mereka salah satu tim terkuat di Kejuaraan Asia U23," kata Shin.
Secara teori, Indonesia memiliki keuntungan karena memiliki waktu istirahat satu hari lebih banyak daripada Uzbekistan, tetapi pelatih Shin membantah hal ini. Ia mengatakan timnya baru saja berjuang keras melawan Korea Selatan di perempat final setelah lebih dari 120 menit dan 12 adu penalti. "Kita tidak bisa meremehkan kondisi fisik Uzbekistan," kata pelatih Shin. "Pada tahap ini, aspek mental memainkan peran yang sangat penting."

Indonesia memiliki salah satu jumlah penggemar terbanyak yang hadir di Kejuaraan Asia U23 AFC 2024. Foto: AFC
Sementara itu, tim Timur Kapadze telah mempertahankan stabilitas dan sikap tenang sejak awal turnamen. Masuknya dua pemain yang saat ini bermain di Eropa, gelandang Abbosbek Fayzullaev dan bek tengah Abdukodir Khusanov, semakin memperkuat tim. Mereka menggunakan kekuatan dan teknik mereka untuk membongkar permainan umpan pendek Arab Saudi, dan kemungkinan akan terus bermain dengan intensitas tinggi yang sama melawan Indonesia.
Pelatih Kapadze juga menegaskan bahwa ia tidak khawatir dengan rencana para penggemar Indonesia untuk menjadikan Stadion Abdullah Bin Khalifa sebagai kandang mereka. Ia dengan percaya diri menyatakan bahwa Uzbekistan memiliki banyak pengalaman bermain di stadion yang penuh sesak penonton, baik di dalam maupun luar negeri. Hasilnya akan ditentukan oleh performa para pemain di lapangan.
Pertandingan Indonesia-Uzbekistan akan berlangsung pukul 17.00 waktu setempat, yang setara dengan pukul 21.00 waktu Hanoi . Tiga setengah jam kemudian, pertandingan semifinal lainnya akan mempertemukan Jepang dan Irak.
Vnexpress.net
Sumber: https://vnexpress.net/indonesia-uzbekistan-cho-ve-olympic-lich-su-4740210.html





Komentar (0)