
Ibu Cil Bri, Wakil Direktur Departemen Etnis Minoritas dan Agama, mengatakan bahwa dalam periode 2020-2025, kebijakan-kebijakan utama mengenai pembangunan pedesaan baru, penanggulangan kemiskinan berkelanjutan, serta dukungan bagi etnis minoritas dan daerah pegunungan telah disebarluaskan ke setiap desa dan dusun. Pihak berwenang di semua tingkatan telah "mendatangi setiap gang, mengetuk setiap pintu", bekerja sama dengan kantor berita pusat dan daerah untuk segera menyampaikan informasi kebijakan kepada masyarakat.
Berkat hal tersebut, banyak model yang baik, contoh-contoh yang maju dan khas, serta inisiatif dalam pengembangan produksi dan pembangunan kehidupan budaya telah direplikasi secara luas. Seiring dengan itu, bentuk-bentuk propaganda juga semakin inovatif, sesuai dengan karakteristik setiap daerah dan setiap kelompok etnis, sehingga membantu masyarakat dari semua kelompok etnis untuk mudah menerima, memercayai, dan merespons dengan sepenuh hati.
Selain itu, untuk membantu para kader menjalankan perannya sebagai "jembatan", provinsi secara berkala membuka pelatihan tentang budaya dan adat istiadat setiap komunitas etnis. Banyak kader juga didorong untuk mempelajari bahasa etnis minoritas guna memfasilitasi komunikasi, mobilisasi, dan kerja sama dengan masyarakat.
Selain itu, sistem basis data tentang urusan etnis juga telah dibangun, membantu mengelola informasi secara terpusat dan pada saat yang sama, menjadi saluran yang efektif untuk menyebarluaskan kebijakan dan pedoman.
Setiap tahun, Departemen Etnis Minoritas dan Agama mengalokasikan dana untuk menyelenggarakan pelatihan bagi para pejabat dari tingkat provinsi hingga akar rumput. Materi pelatihan berfokus pada keterampilan manajemen, supervisi, dan operasional, serta metode penyampaian kebijakan yang mudah dipahami dan diimplementasikan kepada masyarakat.
Provinsi Lam Dong saat ini memiliki 49 kelompok etnis yang hidup berdampingan, dengan keragaman budaya dan adat istiadat, yang menuntut kerja propaganda yang fleksibel, kreatif, dan mudah dipahami. Tidak hanya terbatas pada sosialisasi kebijakan, kegiatan propaganda juga bertujuan untuk mengubah kesadaran, mengatasi mentalitas menunggu dan bergantung. Sekaligus, membangkitkan tekad untuk mandiri, keinginan untuk bangkit dan menjadi kaya secara sah dalam diri setiap warga negara.
Dengan hasil yang dicapai, dapat ditegaskan bahwa informasi dan propaganda adalah kunci untuk menciptakan konsensus sosial, sehingga masyarakat mengerti, percaya, dan mengikuti. Di masa mendatang, propaganda akan terus menjadi kekuatan pendorong penting untuk membantu etnis minoritas di Lam Dong mengembangkan ekonomi , menstabilkan kehidupan mereka, dan bergandengan tangan membangun tanah air yang kaya dan indah,” tambah Ibu Cil Bri.
Statistik dari Departemen Etnis Minoritas dan Agama menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Provinsi Lam Dong telah secara sinkron dan efektif menerapkan berbagai program dan kebijakan untuk pembangunan sosial-ekonomi di wilayah etnis minoritas dan pegunungan. Diperkirakan pada akhir tahun 2025, tingkat kemiskinan multidimensi di seluruh provinsi akan turun menjadi 3,33%. Selain kebijakan Pemerintah Pusat, provinsi ini juga telah mengeluarkan berbagai kebijakan khusus seperti: mendukung investasi dalam pengembangan produksi dan kontrak perlindungan hutan; kebijakan untuk mendukung mahasiswa etnis minoritas; kebijakan dukungan suku bunga; kebijakan dukungan pembayaran asuransi sosial...
Implementasi kebijakan etnis yang sinkron dan efektif telah berkontribusi pada perubahan wajah wilayah pedesaan dan pegunungan, serta peningkatan kehidupan material dan spiritual etnis minoritas. Oleh karena itu, di masa mendatang, selain mengatasi berbagai kesulitan, Departemen Etnis Minoritas dan Agama akan terus berkoordinasi dengan berbagai sektor dan daerah untuk menggalakkan kegiatan propaganda dan mobilisasi, meningkatkan kesadaran dan kemandirian etnis minoritas, serta membangkitkan aspirasi untuk keluar dari kemiskinan dan menjadi kaya secara sah.
Sumber: https://baolamdong.vn/khoi-day-y-chi-tu-luc-tu-cuong-trong-dong-bao-dan-toc-thieu-so-388730.html
Komentar (0)