(NLDO) - Sebuah tim arkeologi dari Otoritas Purbakala Israel telah menemukan struktur aneh, menyerupai piramida Mesir, yang terletak di tengah gurun Yudea.
Menurut siaran pers dari Otoritas Purbakala Israel (IAA), struktur berbentuk piramida misterius itu terletak di tengah gurun utara Nahal Zohar, sebuah ngarai di gurun dekat Laut Mati.
Struktur itu ditemukan secara tidak sengaja ketika badan tersebut melakukan survei besar di area tersebut.
Piramida misterius terungkap di tengah gurun Israel - Foto: IAA
“Ini adalah salah satu penggalian terkaya dan paling menarik yang pernah dilakukan di Gurun Yudea,” kata para arkeolog yang memimpin penggalian tersebut.
Piramida ini diperkirakan berusia 2.200 tahun, dibangun selama periode yang disebut orang Israel sebagai "periode Helenistik".
Meski rusak parah, apa yang tersisa cukup untuk menunjukkan skala luar biasa dari struktur tersebut.

Para peneliti mengumpulkan banyak artefak di dalam dan luar gedung - Foto: IAA
“Strukturnya sangat besar, dibangun dari batu-batu yang dipahat dengan tangan, masing-masing beratnya ratusan kilogram,” jelas penulis kepada Heritage Daily.
Di dalam reruntuhan piramida terdapat banyak dokumen sejarah, bejana perunggu, dan perabotan kuno, banyak di antaranya yang mengejutkan tim peneliti.
Area di sekitar piramida juga mengungkap banyak artefak berharga termasuk papirus yang ditulis dalam bahasa Yunani, koin perunggu kuno, senjata, tekstil, dan peralatan sehari-hari.
Sebagian besar artefak ini terawat dengan sangat baik berkat iklim gurun yang kering.
Namun, semua bukti tidak cukup untuk menjelaskan apa struktur ini dan mengapa bentuknya seperti piramida.
Teori terkemuka menunjukkan bahwa itu mungkin merupakan menara pengawas yang melindungi rute perdagangan ketika Ptolemeus dan Seleukia memerintah daerah tersebut, atau mungkin juga merupakan sebuah makam besar.
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/kim-tu-thap-bi-an-2200-tuoi-lo-dien-giua-sa-mac-israel-19625032710442379.htm
Komentar (0)