Koran Dunia dan Vietnam memperbarui informasi transfer pemain MU yang terjadi dalam beberapa jam terakhir.
MU mempertimbangkan untuk meminjamkan Van de Beek
MU dikabarkan telah mengubah rencananya terhadap Van de Beek, dari ingin menjualnya langsung pada musim panas ini menjadi siap melepas gelandang asal Belanda itu dengan status pinjaman.
Masih ada kemungkinan Setan Merah bisa menjual Van de Beek saat bursa transfer musim panas Turki ditutup malam ini (15 September).
Fenerbahace, Besiktas dan Galatasaray semuanya tertarik pada pemain yang gagal bertahan di skuad United di bawah pelatih Erik ten Hag.
Gelandang itu tidak dimasukkan dalam skuad Liga Champions United 2023/24 yang didaftarkan minggu lalu, tetapi dimasukkan dalam skuad 25 pemain Liga Primer untuk musim 2023/24.
MU menyambut pemain baru ke-8, kiper muda Kie Plumley. (Sumber: Twitter) |
MU mendatangkan kiper berusia 20 tahun
MU baru saja menandatangani kontrak dengan kiper muda Kie Plumley, kontrak ke-8 pelatih Erik ten Hag pada transfer musim panas 2023.
Meski bursa transfer musim panas telah ditutup dua minggu lalu, pelatih Erik ten Hag masih mampu menambah pemain baru ke dalam skuad MU dengan merekrut Kie Plumley.
Kiper Inggris berusia 20 tahun itu bergabung dengan Setan Merah dengan status bebas transfer setelah meninggalkan Oxford United pada akhir musim lalu.
Plumley telah tujuh kali masuk dalam daftar pemain cadangan tim League One, tetapi belum pernah tampil di tim senior. Meskipun demikian, kiper muda ini tetap mendapatkan pengalaman melalui masa peminjamannya.
Kie Plumley telah terdaftar di skuad U-21 Setan Merah. Ini menjadikannya kiper ketiga yang didatangkan pelatih Erik ten Hag musim panas ini, setelah Andre Onana dan Altay Bayindir, di antara delapan kontrak yang ditandatangani.
Pemain yang tersisa adalah Mason Mount, Rasmus Hojlund, Segio Reguilon (pinjaman dari Tottenham), Sofyan Amrabat (pinjaman dari Fiorentina) dan "orang tua" Jonny Evans.
MU mempertimbangkan untuk memasukkan Jadon Sancho ke dalam skuad. (Sumber: EPA) |
Situasi Jadon Sancho dan MU
Daily Mail melaporkan bahwa CEO MU Richard Arnold dan direktur sepak bola John Murtough berusaha meredakan hubungan tegang antara pelatih Erik ten Hag dan Jadon Sancho.
Pemain sayap Inggris itu kini telah menghapus unggahan media sosialnya yang mengkritik pelatih Erik ten Hag setelah kapten Setan Merah itu mengumumkan bahwa ia tidak memenuhi standar latihan dan karenanya dicoret dari skuad MU 1-3 Arsenal di putaran keempat Liga Premier pada 3 September.
Menurut pers Inggris, setelah konflik tersebut, Jadon Sancho bertemu dengan pelatih Erik ten Hag, tetapi tidak ada solusi bagi kedua belah pihak. MU kini telah mengumumkan bahwa pemain tersebut telah diisolasi dari tim utama dan sedang menunggu tindakan disiplin internal.
Daily Star melaporkan bahwa pemain ini berencana meninggalkan Old Trafford pada Januari 2024, pertama dengan status pinjaman dan kemudian berpisah dengan Setan Merah musim panas mendatang.
Namun, dalam situasi MU yang sedang tidak stabil saat ini, dengan banyaknya pemain yang hilang karena berbagai alasan, kedua "petinggi" tersebut berupaya meredakan ketegangan antara kedua guru dan murid tersebut, dengan harapan dapat memanfaatkan pemain yang telah didatangkan kembali oleh klub dengan harga 73 juta poundsterling dari Dortmund pada tahun 2021.
Hebatnya, sejak datang, Jadon Sancho belum menunjukkan bahwa dirinya sepadan dengan uang yang dikeluarkan MU.
Mengenai masa depan Jadon Sancho, semuanya masih belum jelas. Kemungkinan besar, ia akan dijual pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Pekan lalu, Al-Ettifaq menyatakan keinginannya untuk meminjamkan Sancho dengan opsi pembelian. Namun, pemain Inggris tersebut mengabaikan negosiasi dan pergi ke New York, AS, untuk merayakan ulang tahun seorang teman.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)