Ini adalah pertama kalinya acara tersebut meninggalkan tempat yang sudah dikenal di Konservatorium Musik Kota Ho Chi Minh, dengan skala yang diperluas dan banyak pengalaman baru bagi para penonton.
Pianis Prancis Jérémy Jouv
FOTO: Panitia Penyelenggara
Artis Xuanxuan Sun (Tiongkok)
FOTO: Panitia Penyelenggara
Sepanjang perjalanannya menyebarkan seni gitar, SIGF (yang memasuki tahun ke-11) semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu acara gitar klasik paling bergengsi di Asia Tenggara. Tak hanya panggung pertunjukan, SIGF juga menjadi wadah bagi para seniman, dosen, mahasiswa, dan pencinta gitar untuk bertemu, bertukar pikiran, dan menginspirasi.
SIGF 2025 mencakup kegiatan-kegiatan berikut: 3 malam konser pada tanggal 15, 16 dan 17 Agustus, yang mempertemukan nama-nama dari Prancis, Polandia, Meksiko, Cina, Indonesia dan Vietnam; kompetisi gitar klasik terbuka di Asia, dengan 5 kategori yang cocok untuk semua tingkat dan usia, termasuk 5 kelompok: Kategori Terbuka, Kategori Junior, Kategori Ansambel, Kategori Lokal dan Kategori Lokal U13; serangkaian lokakarya/kelas master dengan gitaris kelas dunia , dan ruang seni luar ruangan untuk komunitas.
4.13 Kelompok Pemuda Kuartet Gitar (Indonesia)
FOTO: Panitia Penyelenggara
Khususnya, selama 4 hari, akan ada kegiatan komunitas gratis seperti: String Lab: jelajahi ruang pameran gitar, yang menampilkan gitar buatan tangan oleh pengrajin terkenal seperti Kim Sang Gil (Korea), Justin Ta (Australia), Vu Tran dan kelompok Guitar Art (Vietnam); Open Stage: panggung luar ruangan untuk pecinta musik ... dan banyak program lainnya.
Sumber: https://thanhnien.vn/lien-hoan-guitar-quoc-te-sai-gon-2025-nhieu-hoat-dong-trai-nghiem-cho-khan-gia-185250724222335584.htm
Komentar (0)