Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Malaysia akan menerima radar pertahanan udara Prancis untuk memantau ZEE

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế09/12/2023

[iklan_1]
Ini merupakan hasil penting dari kunjungan Menteri Pertahanan Prancis Sebastian Lecornu ke Malaysia pada tanggal 8 Desember.
(12.09) Bộ trưởng Quốc phòng Pháp Sebastian Lecornu (trái) và người đồng cấp chủ nhà Mohamad Hasan tại Kuala Lumpur, Malaysia ngày 8/12. (Nguồn: Malaysia World News)
Menteri Pertahanan Prancis Sebastian Lecornu (kiri) menandatangani buku tamu bersama mitranya, Mohamad Hasan, di Kuala Lumpur, Malaysia pada 8 Desember. (Sumber: Malaysia World News)

Setelah kunjungan resmi Menteri Pertahanan Prancis ke Malaysia pada 8 Desember, kedua belah pihak mengeluarkan pernyataan tentang hasil kunjungan tersebut.

Menurut Kementerian Pertahanan Malaysia, Menteri Mohamad Hasan dan mitranya dari Prancis, Sebastien Lecornu Lecornu, telah berdiskusi secara produktif, bertukar pandangan mengenai situasi strategis terkini. Kedua pihak berkomitmen untuk bekerja sama dalam mengatasi isu-isu regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama, menegaskan kembali peran sentral Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dan menyambut baik kehadiran Prancis sebagai pengamat dalam kerangka Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN Plus (ADMM+).

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa kedua pihak menekankan pentingnya bekerja sama untuk menjaga Laut Cina Selatan sebagai lautan perdamaian , stabilitas, dan kebebasan navigasi melalui cara damai dan berkelanjutan sesuai dengan hukum internasional yang diakui secara universal, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982. Kedua pihak juga menekankan pentingnya stabilitas di Timur Tengah dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap Pasukan Antar-Angkatan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon Selatan (UNIFIL), yang mana Malaysia dan Prancis turut berkontribusi.

Kedua Menteri menekankan komitmen mereka untuk lebih memperkuat kerja sama pertahanan, khususnya antara kedua militer dan di bidang sains , teknologi, serta industri pertahanan. Prancis dan Malaysia akan memulai negosiasi Perjanjian Status Pasukan (SOFA).

Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan pertemuan Komite Strategis Pertahanan Bersama Malaysia-Prancis (DJHSC) pada tahun 2024. Ini merupakan platform penting untuk membahas isu-isu pertahanan dan keamanan bersama yang menjadi perhatian Prancis dan Malaysia.

Dalam kunjungan tersebut, kedua menteri menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pertahanan Malaysia dan Thales Group (Prancis) mengenai penyediaan radar pertahanan udara jarak jauh GM400 kepada Angkatan Udara Kerajaan Malaysia. Radar ini akan ditempatkan di Bintulu (Sarawak, Malaysia) untuk memantau wilayah udara Laut Timur Malaysia dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) negara Asia Tenggara tersebut.

Terakhir, pernyataan tersebut menegaskan bahwa kerja sama pertahanan yang telah berlangsung lama antara kedua negara berperan penting dalam membangun kapasitas dan kapabilitas Angkatan Bersenjata Malaysia (MAF) dalam membela dan melindungi kepentingan nasional.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk