Seorang manajer dapat diangkat kembali dalam jumlah yang tidak terbatas.
Mengenai masa jabatan pejabat manajemen, Keputusan No. 85/2023/ND-CP dengan jelas menyatakan: "Masa jabatan untuk setiap pengangkatan adalah 5 tahun, dihitung sejak tanggal efektif keputusan pengangkatan, kecuali untuk kasus di mana masa jabatannya kurang dari 5 tahun sebagaimana ditentukan oleh undang-undang khusus. Pejabat manajemen dapat diangkat kembali dalam jumlah yang tidak terbatas untuk menduduki jabatan manajemen, kecuali dalam kasus di mana terdapat ketentuan lain dari Partai atau undang-undang khusus."
Sebelumnya, Keputusan Presiden Nomor 115/2020/ND-CP menetapkan, masa jabatan pegawai negeri sipil pada jabatan pimpinan paling banyak 2 (dua) periode berturut-turut, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Mengenai standar dan ketentuan pengangkatan pejabat manajemen, Keputusan No. 85/2023/ND-CP pada dasarnya mewarisi Keputusan No. 115/2020/ND-CP. Namun, Keputusan No. 85/2023/ND-CP menambahkan poin baru: Masa jabatan saat ini atau jabatan yang setara harus minimal 2 tahun (24 bulan), jika tidak berturut-turut, dapat diakumulasikan (hanya diakumulasikan untuk masa jabatan yang setara), kecuali untuk pengangkatan pertama. Kasus-kasus khusus akan dipertimbangkan dan diputuskan oleh otoritas yang berwenang.
Unit layanan publik dipertimbangkan untuk promosi pegawai negeri sipil.
Terkait dengan tugas dan wewenang satuan kerja perangkat daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2023/PMD-K/2023 telah melengkapi kewenangan satuan kerja perangkat daerah dalam mempertimbangkan kenaikan pangkat pegawai negeri sipil, khususnya sebagai berikut:
Bagi unit pelayanan publik yang sebagian biaya rutinnya diasuransikan sendiri dan unit pelayanan publik yang biaya rutinnya dijamin oleh Negara, pegawai negeri sipil dipertimbangkan untuk dipromosikan sesuai dengan desentralisasi dan otorisasi.
Bagi satuan kerja perangkat daerah yang menanggung sendiri biaya rutin dan biaya investasi serta satuan kerja perangkat daerah yang menanggung sendiri biaya rutin, di samping tugas dan wewenang sebagaimana dimaksud dalam Ayat (1) Pasal ini, juga mempunyai tugas dan wewenang menyelenggarakan penerimaan pegawai negeri sipil sesuai dengan kewenangannya; mempertimbangkan kenaikan pangkat golongan I dengan gaji pokok golongan A3 sesuai dengan desentralisasi dan kewenangan; mempertimbangkan kenaikan pangkat, memutuskan pengangkatan, pengaturan gaji, kenaikan gaji (tetap, sebelum masa jabatan), tunjangan masa kerja melampaui batas bagi pegawai negeri sipil dengan jabatan golongan I dengan gaji pokok golongan A2 dan golongan II ke bawah sesuai dengan lingkup tugasnya.
PV (sintesis)Sumber
Komentar (0)