Mount belum mampu membuat perbedaan dengan seragam MU. |
Pada menit ke-59 di "Theatre of Dreams", pelatih Ruben Amorim memasukkan Mason Mount untuk menggantikan Kobbie Mainoo dengan harapan memberikan angin segar bagi lini tengah. Namun, yang ditinggalkan gelandang Inggris itu hanyalah kekecewaan.
Ketika Alejandro Garnacho menciptakan peluang emas di kotak penalti pada menit ke-72, tanpa ada yang mengawalnya, mantan bintang Chelsea itu melepaskan tembakan yang luar biasa melambung di atas mistar gawang. Lima menit kemudian, Wolves membuka skor berkat tendangan bebas gemilang Pablo Sarabia.
Segera setelah pertandingan, Mount membuat penggemar MU marah dengan komentar-komentar seperti: "Mount jelas pemain terburuk yang pernah mengenakan seragam MU", "Tidak percaya Mount mengenakan nomor punggung 7", "Ini mungkin kontrak terburuk dalam sejarah tim", "Sejak bergabung dengan MU, Mount selalu mengecewakan. Terburuk yang pernah ada."
Pada musim panas 2023, Mount meninggalkan Chelsea untuk bergabung dengan MU dengan biaya hingga 55 juta poundsterling. Meskipun ia diharapkan dapat membawa kreativitas dan energi ke lini tengah, kenyataannya, ia hanya mencetak 1 gol dalam 38 pertandingan di semua kompetisi untuk "Setan Merah".
Serangkaian cedera membuat pemain berusia 25 tahun itu tak mampu mempertahankan performa konsistennya. Setelah pulih, Mount belum mampu memberikan dampak signifikan, meskipun sering diturunkan sebagai pemain pengganti.
Sedangkan MU, mereka telah menelan 15 kekalahan di Liga Primer musim ini dan tertahan di posisi ke-14. Semua harapan kini tertuju pada Liga Europa. Ini adalah harapan terakhir yang dapat membawa mereka kembali ke Liga Champions musim depan.
Sumber: https://znews.vn/mount-gay-phan-no-post1547458.html
Komentar (0)