"Vinachem berkomitmen kuat untuk mencapai pertumbuhan dua digit pada periode 2026-2030. Ini bukan hanya tujuan ekonomi , tetapi juga tanggung jawab Vinachem dalam mempertahankan perannya sebagai pemimpin industri kimia Vietnam," tegas Bapak Phung Quang Hiep, Ketua Dewan Anggota Vietnam Chemical Group (Vinachem), pada Konferensi Komite Tetap Pemerintah baru-baru ini yang bekerja sama dengan badan usaha milik negara.

Untuk mewujudkan tujuan ini, Vinachem telah mengusulkan serangkaian solusi strategis. Pertama, Vinachem akan dengan tegas melaksanakan Proyek Restrukturisasi dan Proyek Pembangunan 2021-2025 yang telah disetujui Pemerintah , memastikan tingkat pertumbuhan 8% pada tahun 2025, yang akan menjadi batu loncatan penting bagi periode 2026-2030 untuk mencapai pertumbuhan dua digit.

lebah 2.jpg

Perluasan produksi, penelitian dan pengembangan produk baru, serta penerapan teknologi modern juga menjadi prioritas utama. Khususnya, Vinachem akan terus mengembangkan produk kimia untuk industri semikonduktor dan meneliti jalur karet teknis yang memenuhi standar sistem kereta api cepat Utara-Selatan.

Selain itu, Vinachem berfokus pada peningkatan kapasitas tata kelola perusahaan untuk merampingkan dan memodernisasi proses produksi, serta memperluas kerja sama internasional agar dapat bergabung dalam rantai nilai global. Solusi penting lainnya meliputi peningkatan ekspor, pengembangan pasar domestik, dan perluasan investasi di sektor kimia bernilai tambah tinggi.

Selain menerapkan solusi manajemen secara sinkron, Vinachem juga menerapkan strategi untuk berpartisipasi dalam rantai produksi terdepan di Vietnam, sekaligus memperluas ekspor. Dengan strategi pengembangan yang komprehensif di berbagai bidang, produk-produk Vinachem secara bertahap mendominasi pasar potensial, dan sangat dihargai oleh mitra domestik maupun internasional karena kualitas dan pangsa pasarnya.

Untuk mencapai tujuan di atas, salah satu rekomendasi Vinachem adalah agar Pemerintah segera memiliki rencana untuk mendukung relokasi 6 pabrik di Kawasan Industri Bien Hoa 1 (provinsi Dong Nai ) sesuai peraturan.

Menurut kelompok tersebut, jika relokasi harus diselesaikan pada tahun 2025 tanpa rencana yang spesifik, unit-unit anggota kelompok akan menghadapi kesulitan yang serius, yang sangat memengaruhi produksi dan efisiensi bisnis serta pekerjaan bagi ribuan pekerja.

Vinachem juga mengusulkan untuk melanjutkan penerapan pajak pertahanan perdagangan untuk pupuk dan ban. Setelah pajak pertahanan perdagangan untuk pupuk DAP dan MAP berakhir pada Agustus 2022, impor akan membanjiri pasar, yang akan sangat memengaruhi produksi dan perdagangan pupuk dalam negeri, sehingga berdampak negatif pada pasokan pupuk proaktif untuk sektor pertanian negara tersebut.

Bersamaan dengan itu, Vinachem juga berharap agar Pemerintah segera menyampaikan kepada Majelis Nasional untuk mendapatkan persetujuan Undang-Undang yang mengubah Undang-Undang No. 69/2014/QH13 tentang pengelolaan dan penggunaan modal negara yang ditanamkan dalam produksi dan bisnis pada perusahaan-perusahaan guna menciptakan koridor hukum yang penting untuk membantu membuka sumber daya yang tersedia bagi perusahaan-perusahaan milik negara agar dapat terus mendorong efisiensi yang lebih kuat, yang berkontribusi terhadap hasil serta tujuan pertumbuhan dan pembangunan seluruh negeri.

Bapak Hiep menegaskan bahwa Vinachem berkomitmen untuk bekerja sama erat dengan perusahaan-perusahaan dalam dan luar negeri guna mendorong produksi dan bisnis yang efektif, sehingga berhasil melaksanakan kampanye "Masyarakat Vietnam mengutamakan penggunaan barang-barang Vietnam".