Surat kabar Helsingin Sanomat pada tanggal 17 Mei mengutip Kementerian Luar Negeri Finlandia yang mengatakan bahwa Rusia telah membekukan rekening misi diplomatik Finlandia di wilayahnya.
Diplomat Finlandia mengonfirmasi bahwa rekening bank Kedutaan Besar Finlandia di Moskow dan Konsulat Jenderal di St. Petersburg telah dibekukan dan tidak dapat digunakan.
"Situasinya serius. Dan masalah ini sedang diselidiki," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Finlandia yang dikutip surat kabar tersebut. Finlandia telah menghubungi pihak berwenang Rusia terkait insiden tersebut.
Sudut Helsinki, Finlandia. (Foto: Getty Images)
Pada akhir April, Presiden Vladimir Putin menandatangani dekrit yang menetapkan mekanisme pengambilalihan sementara aset asing di Rusia jika negara lain menyita aset swasta atau pemerintah Rusia berdasarkan yurisdiksi mereka, atau ada ancaman terhadap keamanan nasional, energi, atau ekonomi Rusia.
Aset negara senilai miliaran dolar, bersama dengan aset pengusaha dan pejabat Rusia, telah dibekukan di Uni Eropa sejak tahun lalu sebagai bagian dari sanksi terhadap Moskow atas kampanye militernya di Ukraina.
Bulan lalu, Helsinki memberlakukan pembatasan terhadap aset negara Rusia di ibu kota Finlandia. Rekening Pusat Sains dan Kebudayaan Rusia di bank nasional Nordea juga dibekukan pada bulan Maret.
Pada bulan Januari, Kementerian Luar Negeri Finlandia membekukan aset Rusia senilai lebih dari $202 juta seperti real estat, saham, mobil, kapal pesiar, dan pesawat.
Minggu lalu, otoritas pengawasan perbatasan Rusia mulai membatalkan visa warga negara Finlandia yang mencoba memasuki Rusia untuk berbelanja dan membeli bahan bakar yang lebih murah.
(Sumber: Koran Tin Tuc/Helsingin Sanomat)
Berguna
Emosi
Kreatif
Unik
Kemarahan
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)