Pihak berwenang memanggil sekelompok anak muda untuk bekerja. |
Sebelumnya, akibat adanya konflik antara sekelompok pemuda di Kecamatan Huong An dengan sekelompok pemuda di Kecamatan Huong Tra, pada malam hari tanggal 7 Juli, Nguyen Bao Hung (warga Kecamatan Huong An) mengajak sekelompok temannya yang berjumlah 36 orang (berusia 17-19 tahun) untuk mengendarai 18 sepeda motor dengan membawa berbagai senjata api seperti parang, pedang rakitan, tongkat kayu, botol bir, kemudian menyusuri jalan untuk mencari sekelompok pemuda di Kecamatan Huong Tra guna melakukan perlawanan.
Saat dalam perjalanan, para pelaku menunjukkan tanda-tanda mengganggu ketertiban umum, mengemudi secara menyamping, berbelok-belok, dan berteriak-teriak di Jalan Raya Nasional 1A dari distrik Huong Tra ke distrik Huong An, membahayakan peserta lalu lintas dan menimbulkan rasa tidak aman dan gangguan di wilayah tersebut.
Setelah menerima masukan dari masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja segera berkoordinasi dengan kepolisian wilayah Kim Long, Huong An dan Huong Tra untuk memanggil dan menindaklanjuti laporan yang masuk, sekaligus membuat berita acara untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Insiden di atas merupakan peringatan dini tentang kekerasan di sekolah dan masalah sosial yang berkaitan dengan remaja. Untuk mencegah dan menanggulangi insiden serupa, Kepolisian Kota Hue menganjurkan agar keluarga berkoordinasi erat dengan sekolah dan pihak berwenang, terutama kepolisian, dalam hal pengelolaan dan pendidikan anak-anak mereka.
Sumber: https://huengaynay.vn/chinh-tri-xa-hoi/phap-luat-cuoc-song/ngan-chan-kip-thoi-nhom-thanh-thieu-nien-manh-dong-155565.html
Komentar (0)