Pada pagi hari tanggal 8 Mei, Komite Rakyat Provinsi mengadakan konferensi provinsi tentang promosi pencairan rencana modal investasi publik, program pemulihan sosial -ekonomi dan 3 program target nasional pada tahun 2024. Kamerad Nguyen Duc Trung - Wakil Sekretaris Komite Partai Provinsi, Ketua Komite Rakyat Provinsi memimpin konferensi tersebut.
Yang hadir dalam konferensi tersebut adalah kawan-kawan: Le Hong Vinh - Anggota Komite Tetap Partai Provinsi, Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Provinsi; Bui Thanh An - Anggota Komite Tetap Partai Provinsi, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi; Bui Dinh Long - Anggota Komite Eksekutif Partai Provinsi, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi; pemimpin departemen, cabang, 21 distrik, kota, kota kecil dan investor.
Membuka konferensi, Ketua Komite Rakyat Provinsi Nguyen Duc Trung menekankan bahwa tahun ini provinsi menyelenggarakan pertemuan lebih awal daripada tahun 2023, pada bulan Agustus, dengan tujuan untuk mendorong pencairan modal investasi publik yang lebih tinggi.
Meskipun hasil pencairan dana pada 4 bulan pertama tahun 2024 di provinsi ini cukup baik, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama dan lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional, namun kawan Nguyen Duc Trung menyampaikan bahwa tidak boleh ada mentalitas subjektif karena masih banyak permasalahan yang perlu diidentifikasi secara jelas, dari situlah muncul langkah-langkah dan solusi untuk melaksanakan pencairan modal investasi sesuai arahan Pemerintah dan Perdana Menteri, yaitu minimal di atas 95%.
Dengan semangat keterbukaan dan tanggung jawab, Ketua Komite Rakyat Provinsi meminta seluruh departemen, cabang, daerah, dan investor yang hadir dalam konferensi untuk menerapkan "4 hal": Memahami situasi dengan benar, menemukan akar permasalahan yang tepat, mengusulkan solusi yang tepat, dan berfokus pada implementasi yang drastis, guna mencapai target pencairan modal investasi publik pada tahun 2024.
Melaporkan pada konferensi tersebut, Direktur Departemen Perencanaan dan Investasi Pham Hong Quang mengatakan bahwa segera setelah Keputusan Perdana Menteri tentang alokasi modal dan Resolusi Dewan Rakyat Provinsi, pekerjaan penugasan rencana modal segera dilaksanakan oleh Komite Rakyat Provinsi.
Total rencana untuk tahun 2024 mencapai lebih dari VND9.076 miliar, di mana lebih dari VND4.628 miliar akan dialokasikan untuk investasi publik terkonsentrasi di bawah pengelolaan provinsi. Hingga saat ini, provinsi telah menyelesaikan penugasan rinci 100% dari rencana modal untuk 1.030 proyek yang akan dilaksanakan.
Mengidentifikasi pencairan modal investasi publik sebagai salah satu tugas politik utama, sejak awal tahun, Komite Rakyat Provinsi telah memperhatikan dan secara dekat dan tegas mengarahkan banyak solusi untuk mempercepat kemajuan pencairan.
Khususnya segera membentuk 1 Kelompok Kerja tingkat provinsi, 2 Kelompok Kerja tingkat departemen dan menugaskan Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi dan departemen serta cabang terkait untuk memantau setiap proyek guna mendesak dan mengarahkan percepatan pencairan modal investasi publik.
Hasilnya, hingga 30 April 2024, rencana investasi publik terkonsentrasi telah menyalurkan hampir VND 989 miliar, mencapai 21,37% dari rencana, 15,3% lebih tinggi dari periode yang sama dan 17,46% lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Beberapa sumber modal telah mencapai pencapaian yang cukup baik, seperti: Program Target Nasional Pembangunan Pedesaan Baru telah mencairkan lebih dari 269 miliar VND, mencapai 60,8%; pendapatan lotere telah mencairkan hampir 11,5 miliar VND, mencapai 40,87%; pendapatan penggunaan lahan telah mencairkan lebih dari 93 miliar VND, mencapai 36,7%.
Hingga saat ini, 24 unit dari total 68 unit investor telah mencapai tingkat pencairan di atas 30%. Proyek-proyek utama antardaerah dan program pemulihan serta pembangunan sosial-ekonomi provinsi pada dasarnya berjalan sesuai jadwal.
Namun demikian, tingkat pencairan modal untuk Program Sasaran Nasional Penanggulangan Kemiskinan Berkelanjutan baru mencapai 6,9%; modal untuk Program Sasaran Nasional Pembangunan Sosial Ekonomi bagi Suku Bangsa Minoritas dan Daerah Pegunungan baru mencapai 11,02%; sumber anggaran pusat - modal dalam negeri baru mencapai 13,01%; rencana lanjutan hanya mencairkan 10%.
Di sisi lain, 26 dari 68 unit masih menyalurkan kurang dari 10%, di mana 13 instansi dan unit belum menyalurkan. Sebanyak 72 proyek dengan sumber investasi terkonsentrasi dengan modal lebih dari 700 miliar VND dan 356 proyek dengan sumber program sasaran nasional belum menyalurkan. Pembebasan lahan masih memengaruhi kemajuan pelaksanaan proyek.
Sumber
Komentar (0)