Buku wasit Tran Dinh Thinh yang belum selesai
Pagi-pagi sekali tanggal 5 Agustus, ketika mobil yang membawa jenazah wasit Tran Dinh Thinh tiba di kampung halamannya di Dong Nai , kenang-kenangan wasit berusia 43 tahun itu juga diletakkan dengan khidmat oleh keluarganya di area pemakaman.
Di antaranya, buku catatan berisi catatan terakhir wasit Tran Dinh Thinh saat mengikuti pelatihan persiapan musim baru V-League pada pagi hari tanggal 2 Agustus ditempatkan di tempat yang paling khidmat oleh keluarganya. Sebagai orang yang berdedikasi pada pekerjaannya, wasit Tran Dinh Thinh mengisi separuh buku catatan tebal ini dengan catatan profesional, pengetahuan baru, dan pengalaman baru untuk mengembangkan dirinya.
Catatan terakhir wasit Tran Dinh Thinh sangat menyayat hati: Berdedikasi seumur hidup.
Pada pagi hari tanggal 2 Agustus, di sesi latihan pembukaan, wasit Tran Dinh Thinh menuliskan kata-kata terakhirnya di buku catatannya. Sehari kemudian, tragedi terjadi.
Sekitar pukul 5 pagi tanggal 3 Agustus, di Istana Atletik Hanoi , saat menjalani tes fisik untuk persiapan musim, ketika hendak menyelesaikan lari terakhir, wasit Tran Dinh Thinh pingsan. Setelah itu, meskipun telah diberikan perawatan darurat, beliau meninggal dunia di rumah sakit pada dini hari tanggal 4 Agustus.
Catatan akhir pada 2 Agustus 2025 oleh wasit Tran Dinh Thinh
FOTO: VO HIEU
Meja dengan kenang-kenangan wasit Tran Dinh Thinh
FOTO: VO HIEU
Pagi-pagi sekali tanggal 5 Agustus, jenazah wasit Tran Dinh Thinh dikembalikan kepada keluarganya di kampung halamannya di kecamatan Dinh Quan, provinsi Dong Nai.
Di atas meja untuk memajang kenang-kenangannya, keluarganya dengan khidmat menata Peluit Perak, gelar Peluit Perunggu, medali peringatan FIFA (yang mengakui wasit Tran Dinh Thinh memenuhi standar FIFA) dan kartu tugasnya.
Ia menerima dua gelar Peluit Perunggu dan Peluit Perak berturut-turut pada tahun 2024 dan 2025.
FOTO: VO HIEU
Para kerabat membuka buku catatan itu untuk meninjau entri terakhir.
FOTO: VO HIEU
Buku catatan hitam tebal itu telah terisi dengan catatan-catatan, maka ia pindah ke buku merah VPF.
FOTO: VO HIEU
Penghitung waktu yang telah dimiliki wasit Thinh selama lebih dari sepuluh tahun, kartu tugas, dan buku catatan VPF tebal yang telah ditulisi dan dipindahkan ke yang baru semuanya disimpan dengan hati-hati olehnya.
Kenang-kenangan ini bukan sekadar simbol pengakuan profesional, tetapi juga bukti keseriusan dan dedikasi seseorang yang telah mengabdikan seluruh hatinya untuk sepak bola dan wasit.
Wasit Tran Dinh Thinh telah kembali ke keluarganya.
Karier yang berdedikasi
Sejak 2015, wasit Tran Dinh Thinh telah memimpin pertandingan V-League dan terkenal serius dan berwibawa.
Atas prestasinya yang luar biasa, wasit Tran Dinh Thinh dianugerahi gelar peluit perunggu untuk musim 2023-2024 dan gelar peluit perak untuk musim 2024-2025.
Keluarga dan rekan-rekannya telah mempersiapkan segalanya untuk pemakamannya.
FOTO: VO HIEU
Kartu tugas dan gelar wasit Tran Dinh Thinh
FOTO: VO HIEU
Sekarang semuanya hanya sebuah kenangan
FOTO: VO HIEU
Selain pekerjaannya sebagai wasit, ia juga terlibat aktif dalam pendidikan jasmani lokal, menginspirasi olahraga dan mendorong perkembangan fisik bagi generasi muda.
Menurut informasi dari pihak keluarga, pemakaman wasit Tran Dinh Thinh akan dilaksanakan pada pukul 09.00 tanggal 5 Agustus (12 Juni kalender lunar). Setelah itu, pemakaman akan dilaksanakan pada pukul 14.00 tanggal 7 Agustus 2025 (15 Juni kalender lunar). Setelah pemakaman, jenazah wasit Tran Dinh Thinh akan dimakamkan di Pemakaman Pagoda Phap Quang (Dong Nai).
Sumber: https://thanhnien.vn/nghen-long-nhin-ky-vat-cua-trong-tai-tran-dinh-thinh-cuon-so-day-tu-nay-dong-lai-185250805084128745.htm
Komentar (0)