Paruh pertama tahun 2025 menyaksikan gambaran yang cerah dari industri fesyen asli di e-commerce. Pendapatan di 3 platform utama Shopee, Lazada Dan Tiki telah melampaui batas 9.000 miliar VND , naik 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di tengah banyaknya merek domestik yang harus mempersempit saluran ritel langsung mereka, e-commerce muncul sebagai "penyelamat" sekaligus arena potensial. Khususnya, merek-merek Vietnam semakin menegaskan posisi superior mereka dalam persaingan ini, yang mencerminkan ketahanan fesyen domestik dan pergeseran perilaku konsumen yang kuat di kalangan anak muda.
Menurut data YouNet ECI, total pendapatan industri fesyen asli (tidak termasuk aksesoris) pada paruh pertama tahun ini mencapai 9.069 miliar VND , level tertinggi sepanjang sejarah. Di mana, sebagian besar posisi tersebut dimiliki oleh merek-merek Vietnam.
Hasil ini jelas mencerminkan tren dominasi merek-merek Vietnam di ranah daring, terutama di segmen fesyen pria. Keunggulan mereka terletak pada kemampuan mereka untuk cepat menangkap tren, meluncurkan produk-produk minimalis yang sangat aplikatif, dan sekaligus memenuhi kebutuhan belanja "hijau" dan praktis generasi muda.
Coolmate adalah contoh tipikal. Dalam 6 bulan pertama tahun ini, merek ini mencatat pendapatan lebih dari 64 miliar VND , naik 37% selama periode yang sama.
Kesuksesan ini bukan hanya berkat strategi produk minimalis untuk pria, tetapi juga ekspansi ke mode wanita, peningkatan kualitas, integrasi dengan KOL, dan produksi konten yang dekat dengan gaya hidup pelanggan. Tips tentang cara memadukan pakaian, situasi sehari-hari seperti jogging, berenang... telah membantu Coolmate membangun komunitas pengguna setia.
Selain itu, Calem.Club - merek yang menargetkan Gen Z - juga menarik perhatian saat masuk 10 besar menurut statistik YouNet ECI.
Tanpa toko offline, Calem.Club memanfaatkan sepenuhnya kekuatan "shoppertainment". Merek ini memandu pelanggan dari konten "tren" di TikTok ke pengalaman berbelanja langsung melalui siaran langsung di TikTok Shop dan Shopee. Berkat pendekatannya yang berbeda, Calem.Club telah membangun posisi yang signifikan meskipun baru berdiri beberapa tahun.
Berbeda dengan gambaran suram ketika sejumlah toko fesyen domestik tutup pada akhir 2024 dan awal 2025, lonjakan e-commerce menunjukkan bahwa industri ini masih bergerak maju di lintasan yang berbeda. Pendapatan ribuan miliar VND dan pertumbuhan merek-merek domestik yang pesat membuktikan bahwa e-commerce merupakan pendorong pertumbuhan terpenting bagi industri ritel fesyen.
Menurut YouNet, kisah Coolmate atau Calem.Club hanyalah sepotong tren umum: Merek yang tahu cara menggabungkan konten yang relevan dengan media sosial dengan operasi profesional pada platform e-commerce akan membuka pasar dan menaklukkan pelanggan muda.
Sumber: https://baoquangninh.vn/nguoi-viet-chi-hon-9-000-ty-dong-sam-quan-ao-tren-shopee-lazada-3373649.html
Komentar (0)