Struktur yang disebut "The Ring", akan menjadi simbol acara global enam bulan yang dibuka pada tanggal 13 April.
Menurut Guinness, atap "The Ring" mencakup area seluas lebih dari 61.000 meter persegi. Pada upacara sertifikasi, Sosuke Fujimoto—arsitek yang merancang proyek tersebut—menyampaikan harapannya bahwa simbol ini akan menyampaikan pesan tentang pentingnya persatuan di dunia yang semakin terpolarisasi.
Strukturnya setinggi 20 m dan memiliki keliling total sekitar 2 km, dibangun dari sekitar 27.000 meter kubik kayu, termasuk spesies seperti cemara, cedar Jepang, pinus merah Eropa... Desain yang menggunakan kayu tidak hanya menghadirkan keindahan tradisional tetapi juga menunjukkan komitmen Jepang terhadap pembangunan berkelanjutan dan arsitektur hijau.
Dengan tema "Menciptakan Masa Depan Kehidupan Berkelanjutan", Expo 2025 Osaka diharapkan menarik jutaan pengunjung internasional dan merupakan kesempatan bagi Jepang untuk memamerkan solusi teknologi hijau dan arsitektur ramah lingkungan.
Strukturnya setinggi 20 meter dan memiliki keliling total sekitar 2 km, dibangun dari sekitar 27.000 meter kubik kayu, termasuk spesies seperti cemara, cedar Jepang, pinus merah Eropa... Foto: Kyodo/VNA
Dengan masuknya ke dalam Guinness Book of Records, "The Ring" berjanji akan menjadi sorotan khusus Expo 2025, berkontribusi dalam menegaskan posisi Jepang di bidang arsitektur berkelanjutan dan kreatif.
Komentar (0)