Kekurangan dalam bisnis layanan akomodasi di The Song
Pada tanggal 19 Agustus, Departemen Pariwisata Ba Ria, Provinsi Vung Tau, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah unit fungsional untuk bekerja sama dengan Dewan Manajemen Gedung The Song, tempat apartemen yang menyediakan layanan homestay itu dituduh memasang kamera tetapi tidak memberi tahu penyewa, sehingga menimbulkan kehebohan di opini publik baru-baru ini.
Sebelumnya, tim inspeksi interdisipliner pariwisata dan jasa Kota Vung Tau melakukan pekerjaan dan menyimpulkan bahwa ada kurangnya manajemen dan pemahaman tentang situasi tamu dan aktivitas bisnis di The Song.
Dalam rapat tersebut, Dewan Pengelola Gedung Song menyatakan bahwa terdapat total 1.659 apartemen dan 12 ruko. Dari jumlah tersebut, 11 unit merupakan unit usaha akomodasi, dengan total 514 unit apartemen terdaftar. Terdapat 122 unit apartemen yang menunggu pendaftaran; 65 unit apartemen sedang dalam proses penyelesaian prosedur; dan 97 unit apartemen untuk hunian jangka panjang. Karena banyaknya apartemen dan wisatawan, banyak masalah yang muncul di luar kendali unit.
Misalnya, beberapa kasus bisnis spontan, tanpa mendaftarkan informasi dan dokumen terkait, dan ketika ditemukan, sering menjelaskan bahwa saudara dan teman datang ke apartemen... Atau ada juga kasus di mana unit bisnis kurang terkoordinasi dalam mengendalikan dan memberikan informasi pelanggan kepada Dewan Manajemen; atau menerima lebih banyak pelanggan dari jumlah yang ditentukan; menyalin kartu keamanan (lift)...
Selain itu, beberapa wisatawan juga ada yang berperilaku tidak beradab di tempat umum, atau membuat kekacauan setelah pukul 10 malam; sengaja menekan bel darurat padahal tidak ada kejadian apa-apa; melakukan tindakan ilegal lainnya di dalam apartemen...
Beban berlebih dan kurangnya manajemen mempengaruhi kualitas layanan
Menurut Dewan Manajemen Gedung The Song, ketidakpatuhan beberapa unit dan pemilik apartemen terhadap Dewan Manajemen dalam urusan layanan telah menyebabkan situasi kepadatan tamu, tidak adanya pemberitahuan mengenai masa inap mereka, dan sebagainya. Menyambut tamu dalam jumlah besar juga menyebabkan kelebihan muatan lift, kelebihan muatan utilitas (kolam renang, lobi)...
Selain itu, ada beberapa kasus di mana subjek meminta kenalan untuk menyewa apartemen untuk melakukan tindakan ilegal; berteriak dan bernyanyi di malam hari; dan bahkan menyerang dan menghina staf pengelola gedung ketika diingatkan.
Masalah-masalah ini berada di luar kewenangan Badan Pengelola, dan dapat memengaruhi ketertiban dan keamanan umum; atau menimbulkan rasa frustrasi di kalangan pengunjung, dan memengaruhi mutu layanan bisnis di gedung tersebut.
Dalam situasi ini, Dewan Manajemen Song ingin menerima dukungan dan panduan yang lebih mendalam tentang prosedur hukum untuk lebih meningkatkan keamanan dan keselamatan gedung; memastikan bahwa unit bisnis mematuhi peraturan hukum; serta saran untuk memperbaiki pekerjaan manajemen; memperbaiki pendaftaran bisnis apartemen.
Inspektorat Dinas Pariwisata telah memperhatikan hal tersebut di atas dan meminta kepada Badan Pengelola Bangunan dan Bangunan (BPBD) untuk terus melakukan pembenahan terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan sanitasi lingkungan, keamanan dan ketertiban, pencegahan dan penanggulangan kebakaran; lebih aktif dalam kegiatan pengelolaan, berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga kondisi usaha, keamanan dan ketertiban, khususnya pada masa libur panjang tanggal 2 September mendatang.
Dinas Pariwisata akan mengirimkan dokumen berisi ajakan kepada 11 pelaku usaha akomodasi beserta Dewan Manajemen untuk bekerja sama dalam rangka pembinaan dan penyatuan penerapan peraturan perundang-undangan di bidang kegiatan usaha akomodasi di Gedung The Song.
[iklan_2]
Sumber: https://laodong.vn/kinh-doanh/nhieu-bat-cap-trong-kinh-doanh-dich-vu-luu-tru-tai-the-song-1381689.ldo
Komentar (0)