Pada 16 Januari, Dinas Kesehatan Bien Hoa (Dong Nai) masih menerima informasi mengenai 4 orang yang menunjukkan gejala muntah dan sakit perut setelah mengonsumsi tiram dan abalon bakar atau kukus di restoran Flamme Buffalo (Bien Hoa). Dari jumlah tersebut, 2 orang dirawat di rumah dan 2 orang dirawat di rumah sakit untuk perawatan darurat.
Banyak orang muntah dan sakit perut setelah makan tiram dan abalon (Foto ilustrasi).
Menurut Departemen Kesehatan, selain 4 kasus di atas, pada tanggal 13 Januari, 13 orang harus dirawat di rumah sakit dan dirawat di Rumah Sakit Hoan My ITO Dong Nai karena dugaan keracunan makanan setelah makan di restoran di atas.
Hingga 16 Januari, beberapa orang telah dipulangkan dari rumah sakit, sementara yang lain dan dua anak masih dirawat di rumah sakit dengan diagnosis infeksi usus.
Setelah menerima laporan tersebut, tim inspeksi kota Bien Hoa memeriksa keamanan dan kebersihan makanan di restoran Flamme Buffalo.
Pada saat pemeriksaan tanggal 13 Januari, restoran Flamme Buffalo memiliki sertifikat pendaftaran usaha dan sertifikat kelayakan keamanan pangan.
Namun, fasilitas tersebut belum memberikan sertifikat kesehatan kepada pemilik dan karyawannya.
Belum menunjukkan sertifikat pelatihan pengetahuan keamanan pangan dan belum menunjukkan catatan asal bahan pangan masukan untuk produk tiram, abalon, dan jamur.
Pada saat yang sama, restoran tidak menyimpan sampel makanan selama 24 jam; Saluran pembuangan dapur tergenang dan tidak ditutup; Buku pemeriksaan makanan 3 langkah tidak dicatat sebagaimana mestinya; dan tempat sampah bertutup tidak disediakan sebagaimana mestinya.
Pihak berwenang terus mengklarifikasi apakah pelanggaran restoran tersebut terkait dengan insiden keracunan.
[iklan_2]
Sumber: https://www.baogiaothong.vn/nhieu-nguoi-non-oi-nhap-vien-sau-khi-an-bao-ngu-nghi-ngo-doc-19224011612415393.htm
Komentar (0)