Jika Anda perlu membangun motherboard untuk sistem PC gaming agar dapat bekerja dengan prosesor (CPU) merek Intel tahun ini, pengguna perlu mempersiapkan sendiri beberapa catatan yang perlu diketahui seperti yang disebutkan dalam artikel di bawah ini.
Motherboard memainkan peran penting dalam pengoperasian sistem PC.
Pertama, ketika membeli motherboard, pengguna harus mempertimbangkan apakah produk yang mereka pertimbangkan kompatibel dengan CPU mereka. Dengan kata lain, chipset dan soket CPU-nya harus kompatibel dengan CPU yang ingin mereka beli.
Setelah Anda menentukan soket dan chipset CPU, saatnya berfokus pada fitur-fitur motherboard. Fitur terpenting adalah modul pengatur tegangan (VRM), yang membantu menjaga tegangan yang disuplai ke CPU tetap stabil. Jika Anda membeli motherboard dengan VRM berkualitas rendah, motherboard tidak akan dapat menjalankan CPU Anda dengan daya dan efisiensi maksimal, yang dapat sangat memengaruhi performa gaming Anda.
Selanjutnya, fokuslah pada port ekspansi, konektivitas, dan penyimpanan. Anda harus mencari motherboard yang memiliki semua port terkait penyimpanan yang Anda butuhkan untuk menambahkan SSD atau HDD. Motherboard tersebut juga harus memiliki port untuk kipas casing tambahan dan port USB yang cukup untuk periferal baru yang mungkin perlu Anda tambahkan di kemudian hari.
Demikian pula, fitur tambahan seperti kemampuan untuk memperbarui BIOS langsung dalam UEFI BIOS atau antarmuka Windows, atau LED diagnostik yang dapat dengan cepat menunjukkan sumber masalah motherboard dapat membantu jika terjadi kegagalan.
Selain itu, port LAN 2,5Gbps (RJ-45) dan solusi Wi-Fi berkualitas selalu penting untuk memaksimalkan bandwidth internet Anda atau jika Anda perlu meningkatkan paket internet di masa mendatang. Di sisi lain, jika Anda membutuhkan port LAN 10Gbps, lebih baik membeli kartu LAN PCIe 10Gbps daripada menghabiskan ratusan dolar lebih banyak untuk motherboard kelas atas dengan port LAN 10Gbps.
Motherboard gaming modern hadir dengan banyak fitur penting bagi para gamer.
Soal audio, pengguna perlu tahu bahwa chip audio dasar sekalipun saat ini sudah cukup baik bagi kebanyakan orang. Motherboard yang lebih baik seringkali mampu mengisolasi komponen terkait audio dengan lebih baik daripada model murah, sehingga menghasilkan sinyal audio yang lebih jernih. Meskipun demikian, banyak DAC entry-level masih lebih baik daripada kebanyakan solusi audio onboard, sehingga pengguna dapat meningkatkan pengalaman audio mereka dengan DAC entry-level berkualitas dengan harga yang jauh lebih murah daripada membeli motherboard kelas atas dengan solusi audio kelas atas.
Soal faktor bentuk, ada banyak motherboard gaming ATX yang bagus untuk CPU Intel. Faktor bentuk mATX atau microATX memang kurang umum di dunia gaming, tetapi Anda bisa menemukan beberapa model berkualitas. Penggemar SFX terbatas pada beberapa model kelas atas.
Perlu diketahui juga bahwa jika Anda memiliki motherboard seri 600 atau 700 (Z690, B660, H670, Z790, B760, H770, dll.), motherboard tersebut akan kompatibel dengan CPU Intel Generasi ke-14. Beberapa motherboard dapat langsung berfungsi tanpa pembaruan BIOS, sementara yang lain memerlukan pembaruan BIOS agar kompatibel dengan CPU baru. Jika motherboard Anda memiliki tombol flash BIOS, Anda dapat menginstal pembaruan yang diperlukan tanpa CPU. Jika tidak, Anda perlu menginstal pembaruan BIOS saat CPU Intel Generasi ke-14 terpasang di soketnya.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)