Pada 13 November, sebuah video seorang siswi dipukuli dan dilucuti bajunya menjadi viral di media sosial di Nghe An . Menariknya, saat siswi tersebut dipukuli, banyak siswi yang berdiri di sekitar lokasi kejadian, tetapi tidak ada yang turun tangan. Setelah menonton video tersebut, banyak orang yang geram dan marah atas perilaku kekerasan siswi tersebut.
Melalui penyelidikan, kedua siswi tersebut adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Khanh Son 2 (kelurahan Khanh Son, kecamatan Nam Dan, Nghe An).
Menanggapi insiden tersebut, Kepala Sekolah Menengah Khanh Son 2, menanggapi VTC News, mengatakan: "Kedua siswa tersebut adalah siswa sekolah tersebut. Insiden tersebut terjadi kemarin sore (12 November). Alasannya adalah karena mereka mengira teman-teman mereka "melihat mereka" , sehingga mereka saling menantang untuk berkelahi. Pelaku pemukulan adalah BTN (kelas 7D), dan yang dipukuli adalah HHNQ (kelas 7B). Setelah insiden tersebut, pihak sekolah mengundang kedua siswa tersebut, orang tua mereka, dan wali kelas untuk datang dan menyelesaikan masalah tersebut."
Para siswa telah membuat laporan, mengkritik diri sendiri, dan saling meminta maaf. Sekolah telah memberi kedua siswa tersebut libur seminggu untuk mengkritik diri sendiri.
Siswi HHNQ (kelas 7B) dari Sekolah Menengah Khanh Son 2 dipukuli oleh seorang teman. (Foto dipotong dari klip)
Sebelumnya, pada 8 September 2023, sebuah video perkelahian dua siswi di Nghe An viral di media sosial, memicu kemarahan banyak orang. Menurut video tersebut, seorang siswi berseragam biru menjambak rambut, menjatuhkan, dan memukuli siswi lain berseragam merah.
Perlu diketahui bahwa saat kedua siswi tersebut berkelahi, banyak siswi lain dan seorang wanita tua tidak ikut campur tetapi malah menggunakan ponsel mereka untuk memfilmkan.
Kejadian itu baru berhenti ketika dua orang pria di dekatnya berlari untuk melerai.
Menurut wartawan VTC News, siswi yang mengenakan seragam biru tersebut adalah siswa Sekolah Menengah Le Loi. Siswi yang dipukuli adalah siswa Sekolah Menengah Hung Binh, Kota Vinh.
Bapak Tran Viet Phuong, Kepala Sekolah Menengah Pertama Le Loi (Kota Vinh, Nghe An), mengonfirmasi bahwa siswi berbaju biru yang memukul temannya adalah siswa kelas 9 Sekolah Menengah Pertama Le Loi. Pihak sekolah saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengklarifikasi insiden tersebut dan mengambil tindakan.
LOKASI TRANSAKSI
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)