Penerbitan Pendidikan Vietnam akan segera mencetak 10 juta buku pelajaran tambahan, ditambah dengan jumlah buku yang tersedia saat ini, jumlah buku yang dipasok ke daerah banjir akan menjadi sekitar 18 juta eksemplar.
Pada tanggal 18 September, Associate Professor, Dr. Nguyen Van Tung - Wakil Pemimpin Redaksi Vietnam Education Publishing House mengatakan bahwa untuk melaksanakan arahan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan tentang penyediaan buku pelajaran bagi siswa di daerah terdampak banjir, unit ini akan mencurahkan seluruh upayanya untuk melaksanakan tugas tersebut.
Dalam waktu dekat, Penerbit Pendidikan Vietnam akan segera mencetak 10 juta buku teks tambahan. Dengan jumlah buku yang tersedia saat ini, Penerbit Pendidikan Vietnam akan menyediakan sekitar 18 juta buku teks untuk wilayah terdampak banjir. Dalam 1-2 minggu ke depan, setelah mendapatkan data akurat tentang kebutuhan di setiap wilayah, jika masih terdapat kekurangan, unit ini akan mengatur pencetakan tambahan.
Menurut Bapak Tung, biaya rata-rata pencetakan dan pemrosesan 10 juta eksemplar buku diperkirakan kurang dari 30 miliar VND. Semua buku teks cetak tambahan yang diberikan kepada siswa terdampak badai dan banjir akan digunakan sebagai bentuk pengabdian. Untuk jumlah buku teks yang dicetak oleh Penerbit Pendidikan Vietnam yang akan didistribusikan ke daerah terdampak banjir, akan diberikan potongan harga sampul sebesar 10% (setara dengan sekitar 50% dari biaya distribusi).
Penerbit Pendidikan Vietnam juga akan mengalokasikan anggaran untuk menyumbangkan sejumlah besar buku pelajaran kepada siswa di daerah yang terdampak parah. Hingga 18 September, unit ini telah menyumbangkan 2.200 set buku pelajaran ke provinsi-provinsi yang terdampak paling parah seperti Yen Bai , Lao Cai, Lang Son, Tuyen Quang, Thai Nguyen... senilai 550 juta VND. Melalui serikat pekerja sektor pendidikan, Penerbit Pendidikan Vietnam juga telah menyumbangkan 620 juta VND kepada masyarakat di daerah terdampak banjir.
Menurut statistik dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, data yang dilaporkan oleh 18/26 provinsi dan kota-kota yang dikelola pusat yang dikirim ke kementerian menunjukkan bahwa hingga 16 September, total kerusakan fasilitas dan peralatan pengajaran diperkirakan mencapai 1.260 miliar VND.
Statistik juga menunjukkan lebih dari 41.500 set buku pelajaran rusak, termasuk hampir 24.000 set buku pelajaran sekolah dasar; hampir 10.600 set buku pelajaran sekolah menengah pertama; dan lebih dari 7.000 set buku pelajaran sekolah menengah atas. Wilayah dengan kerusakan buku pelajaran terbanyak adalah Yen Bai dengan hampir 28.700 set, diikuti oleh Cao Bang dengan lebih dari 7.400 set, dan Quang Ninh dengan hampir 3.400 set.
Sebelumnya, pada tanggal 9 September, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengeluarkan Surat Pemberitahuan Resmi No. 5212/BGDĐT-GDTrH kepada departemen pendidikan dan pelatihan serta penerbit yang mencetak dan mendistribusikan buku pelajaran tentang pasokan buku pelajaran ke daerah yang terkena dampak badai No. 3.
Sehubungan dengan itu, guna melaksanakan arahan Perdana Menteri mengenai pemusatan perhatian pada tanggap darurat terhadap badai No. 3 (badai YAGI) dan banjir pascabadai, untuk secara proaktif menanggulangi akibat badai No. 3 dan menyiapkan kondisi guna menyambut siswa kembali ke sekolah, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan meminta berbagai departemen untuk secara proaktif meninjau dan menyusun statistik mengenai kerusakan fasilitas, peralatan pengajaran, buku pelajaran, dan perlengkapan sekolah milik sekolah dan siswa yang disebabkan oleh badai dan banjir, agar dapat menyusun rencana penanggulangan dan pelaporan kepada otoritas yang berwenang.
Departemen pendidikan dan pelatihan segera mendukung dan membantu siswa, keluarga dengan kebijakan preferensial, siswa dalam keadaan sulit, dan siswa yang terkena dampak hujan dan badai untuk menstabilkan studi mereka; menerapkan solusi untuk memastikan pengajaran dan pembelajaran yang aman dan efektif di sekolah.
Pada upacara peluncuran tersebut, para pimpinan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, unit, dan individu di dalam dan luar sektor pendidikan menyumbangkan total lebih dari 6,6 miliar VND. Kegiatan donasi akan terus berlanjut dalam beberapa hari mendatang.
Bagi unit-unit penyelenggara penyusunan dan penyaluran buku pelajaran, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menganjurkan agar secara proaktif berkoordinasi dengan daerah untuk meninjau dan segera menangani keadaan buku pelajaran yang rusak akibat terdampak Badai No. 3, untuk segera mencetak buku tambahan dan segera menyalurkannya kepada guru dan siswa dalam rangka penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar, dengan mengutamakan siswa kelas I dan III; jangan sampai terjadi kelangkaan buku pelajaran.
Unit penerbitan berkoordinasi dengan departemen pendidikan dan pelatihan untuk secara proaktif mendukung buku pelajaran, buku catatan, dan perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga dengan kebijakan preferensial dan siswa yang mengalami kerugian besar akibat hujan dan badai agar segera menstabilkan studinya./.
[iklan_2]
Source: https://www.vietnamplus.vn/nxb-giao-duc-viet-nam-se-cung-ung-cho-vung-lu-18-trieu-ban-sach-giao-khoa-post977615.vnp
Komentar (0)